Olahraga

757 Kepri Jaya Batam Kandaskan Ambisi Persipal Palu Lolos Liga 3 Nasional

Sabtu, 04 Mei 2024 - 23:32 | 19.54k
Skuad Persipal Palu berjersey hijau dipastikan gagal melaju ke babak  32 besar Liga 3 Nasional 2024 di Stadion Wergu Wetan Kudus. (FOTO: Ihza Fajar Azhari/TIMES Indonesia)
Skuad Persipal Palu berjersey hijau dipastikan gagal melaju ke babak  32 besar Liga 3 Nasional 2024 di Stadion Wergu Wetan Kudus. (FOTO: Ihza Fajar Azhari/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, KUDUS – Tim Persipal Palu Sulawesi Tengah dipastikan gagal melaju ke babak  32 besar Liga 3 Nasional 2024. Nasib yang dialami  tim asal Sulawesi Tengah itu, saat dikalahkan tim 757 Kepri Jaya di Stadion Wergu Wetan Kudus Sabtu (4/5/2024).

Dalam duel lanjutan Liga 3 Nasional kali ini, tim Persipal berjuluk "The Hammers" ditaklukkan tim 757 Kepri Jaya Batam dengan skor tipis 2-3 (0-2).

Tiga gol kemenangan Kepri Jaya di pertandingan kedua ini, dicetak Juret Yuslikh Al Kaukabadury melalui titik penalti menit ke-3 dan ke-83, serta Muhammad Syahril menit ke-32.

Kepri-Jaya-FC.jpgSquad 757 Kepri Jaya FC berjersey kuning masih dua kali bertanding melawan Persiku Kudus dan Persipu Depok untuk bisa lolos ke babak berikutnya. (FOTO: Ihza Fajar Azhari/TIMES Indonesia)

Sedang gol balasan Persipal oleh Moh Razi menit ke-48 dan Mohamad Rifki menit ke-77. Persipal sendiri tak sekalipun berhasil mendulang angka dalam tiga kali pertandingan, sejak putaran Liga 3 grup I digelar 30 April lalu.

Duel pertama, Persipal kalah dari Polmas Polewali Mandar Sulawesi Barat 2-3, kedua dicukur gundul Persiku 0-4 dan ketiga dilumat Kepri Jaya 2-3.

Terakhir, Persipal ditantang tim Persatuan Sepakbola Inspirasi Pemuda (Persipu) Depok pada Senin 6 Mei 2024. Namun duel terakhir Persipal sudah tidak menentukan lagi untuk lolos ke babak berikutnya.

Sedang bagi Kepri Jaya, kemenangan atas Persipal membuka peluang untuk lolos ke babak 32 besar. Tim "Serdadu Melayu Ikan Kakap" kali ini sudah menorehkan 4 poin, bermain seri 2-2 melawan Polmas dan menang atas Persipal.

Kepri Jaya masih dua kali turun lapangan melawan tuan rumah grup I Persiku Kudus dan Persipu Depok, sehingga peluang lolos ke babak berikut masih sangat terbuka.

Tim paling besar peluangnya untuk lolos ke babak "32 besar", yaitu Persiku Kudus yang telah mengantongi nilai 6 dari dua kali pertandingan dan masih menyisakan dua pertandingan.

Liga 3 Putaran Nasional saat ini digelar menggunakan sistem home tournament dan dibagi dalam 16 grup, salah satunya yaitu grup I ditempatkan di Stadion Wergu Wetan Kudus yang merupakan home base Persiku.

Persaingan antar tim cukup ketat, empat tim yaitu Persiku, Polmas, Kepri Jaya dan Persipu masih berpeluang lolos kecuali Persipal yang sudah pasti tersingkir.

Namun Persipu peluangnya sangat tipis, karena saat ini baru mendulang satu poin hasil seri melawan Polmas. Pada pertandingan melawan Kepri Jaya, Persipal sebenarnya nyaris membuka peluang setelah berhasil menyamakan kedudukan usai tertinggal atas Kepri Jaya 0-2 di babak pertama.

Hingga 13 menit sebelum berakhirnya pertandingan, Persipal mampu menyamakan kedudukan 2-2, sebelum malapetaka terjadi di menit ke-83 melalui gol pengunci kemenangan Keprijaya sehingga skor berubah menjadi 2-3.

Sejak kick off babak pertama pertandingan yang dipimpin wasit Chairul Umam asal Banyuwangi, kedua tim terlihat tampil monoton meski Kepri Jaya mampu menguasai pertandingan dan berhasil menyarangkan dua gol yang tak terbalas hingga turun minum.

Baru di babak kedua, Persipal bangkit dan sempat menekan Kepri Jaya hingga menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Namun menjelang akhir pertandingan, anak-anak Persipal kehilangan konsentrasi hingga akhirnya kembali kecolongan di menit- menit terakhir. "Penampilan di babak pertama tidak sesuai harapan, tetapi di babak kedua anak- anak bisa bangkit hingga berhasil menyamakan kedudukan," ujar Pelatiuh Kepala Persipa, Agusman, usai pertandingan.

Hanya saja, Moh Razi dan kawan- kawan kemudian kehilangan konsentrasi sehingga gawang Aldi Nanda kembali kebobolan. "Cuaca panas di Kudus membuat anak- anak kelelahan, namun demikian kami lihat pertandingan kedua tim masih berjalan seimbang".

"Dewi fortuna belum berpihak kepada tim Persipal, dan kekalahan demi kekalahan tetap kami jadikan pelajaran. Dalam duel terakhir melawan Persipu, anak- anak tetap kami instruksikan bermain all out," katanya.

Sementara Head Coach Kepri Bonar Elisa Simanjuntak mengapresiasi para pemainnya yang telah bekerja keras hingga memantapkan keunggulan bagi timnya.

"Pertandingan kali ini di luar prediksi kami, karena dalam duel ini Persipal justru sempat menekan anak-anak hingga menyamakan kedudukan 2-2. Beruntung di menit akhir para pemain kembali berhasil membalikkan keadaan hingga unggul 3-2," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES