Olahraga

Sembilan Piala Diraih Atlet BMX Kota Batu

Selasa, 21 Mei 2024 - 07:32 | 17.51k
Sembilan piala diraih Atlet BMX ISSI Kota Batu dalam even BMX Cross Blitar tahun 2024 yang diselenggarakan di Sirkuit BMX Togokan, Srengat, Kabupaten Blitar akhir pekan lalu.  (FOTO: ISSI Kota Batu for TIMES Indonesia)
Sembilan piala diraih Atlet BMX ISSI Kota Batu dalam even BMX Cross Blitar tahun 2024 yang diselenggarakan di Sirkuit BMX Togokan, Srengat, Kabupaten Blitar akhir pekan lalu.  (FOTO: ISSI Kota Batu for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BATU – Sembilan piala diraih Atlet  BMX ISSI Kota Batu dalam even BMX Cross Blitar tahun 2024 yang diselenggarakan di Sirkuit BMX Togokan, Srengat, Kabupaten Blitar akhir pekan lalu.

Sembilan piala ini direbut oleh Salsabilla yang meraih   juara 2 kategori Challenge Girls 5-6 tahun, Agao juara 3 Challenge Girls 9-10 tahun, Fira Juara 3 Challenge Girls 13-14 tahun, dan Gisel Juara 4 Challenge Girls 13-14 tahun.

Kemudian kelompok boy antara lain Rehan Juara 1 Challenge boy 7-8 tahun, Aang Juara 5 Challenge boy 7-8 tahun, Dewa Shaka Juara 1 Challenge boy 9-10 tahun, Al-barra Juara 5 Challenge boy 9-10 tahun, dan Kenan Juara 2 Challenge boy 7-8 tahun.

BMX-Cross-Blitar-2.jpg

Beberapa pembalap lain seperti Arjuna, Juno, Davin, Dion, Reval, dan Noah masih belum beruntung namun menunjukkan kerja keras pantang menyerah yang luar biasa.

"Alhamdulillah kemarin anak-anak sudah mengeluarkan kemampuan terbaik dalam perlombaan. Yang sudah prestasi harus meningkatkan capaian dan saya optimis bagi pembalap yang belum beruntung  segera meraih prestasi, tidak boleh ada kata putus asa," kata Assisten pelatih AKF, Dhana Filtra Gorri.

BMX-Cross-Blitar-3.jpg

Ia mengatakan prestasi ini didapat dari persiapan matang dan konsisten para rider dalam menjalankan program latihan. Meski begitu Dhana berpesan agar para rider tak cepat merasa puas dan terus berlatih sungguh-sungguh, karena dalam waktu dekat masih banyak kejuaraan lain yang menanti.

"Hampir setiap hari Minggu anak-anak berlatih ke Sirkuit Velodrome, Kota Malang untuk menguasai track besar. Sebab selama ini para rider berlatih di single track. Selain itu, ada beberapa evaluasi yang dilakukan supaya mereka semakin matang dan bisa meningkatkan prestasi. Konsisten latihan dan jam terbang adalah kunci," ujarnya.

Ia membenarkan memang secara umum atlet belum menguasai track, karena ia belum terbiasa di track besar, namun berkat kegigihan atlet bisa cepat beradaptasi dengan track. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES