Otomotif

Synaptics: Kunci Kontak Mobil Masa Depan Diprediksi Gunakan Finger Print

Rabu, 08 Januari 2020 - 02:17 | 86.72k
Teknologi finger print pada on/off mesin mobil, kenapa tidak? (Foto: oto.com)
Teknologi finger print pada on/off mesin mobil, kenapa tidak? (Foto: oto.com)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Perusahaan teknologi Synaptics memprediksi, perkembangan evolusi kunci kontak mobil di masa depan nanti akan berganti ke tombol dengan sistem pemindai sidik jari alias finger print.

Tanda-tanda itu dimulai dari ditinggalkannya penggunaan anak kunci konvensional pada mobil-mobil modern, menjadi kunci yang dilengkapi remote atau imobilizer.

Advertisement

Saat remote berada dalam jangkauan aktivasi, maka untuk menyalakan mobil cukup dengan menekan tombol di dashboard.

Teknologi ini merupakan salah satu bentuk evolusi dari kontak konvensional. Namun, sistem ini juga belum bisa dikatakan aman sepenuhnya.

Buktinya dalam beberapa kasus pencurian mobol, pencurinya tetap saja bisa membobol mobil yang sudah dilengkapi dengan teknologi tersebut.

Itulah sebabnya perusahaan teknologi Synaptics memprediksi, perkembangan evolusi kunci kontak di masa depan nanti akan berganti ke tombol dengan sistem pemindai sidik jari alias finger print.

"Tombol start dan remote tidak akan digunakan terus, tapi bisa berganti ke tombol dengan finger print," kata wakil presiden Synaptics, Godfrey Cheng, seperti dikutip dari Carscoops.

"Bahkan bisa jadi selain kemampuan menganalisa sidik jari, juga bisa ke arah pengenal wajah, suara dan indera lainnya," tambahnya.

Pemikiran ini berdasarkan pada smartphone saat ini, yang sudah punya kemampuan tersebut. Jadi, bukan tidak mungkin jika teknologi ini juga dipakai untuk mobil.

Itulah sebabnya perusahaan teknologi Synaptics memprediksi, perkembangan evolusi kunci kontak mobil di masa depan nanti akan berganti ke tombol dengan sistem finger print. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Widodo Irianto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES