Advertisement
Pemerintahan

Sempat Dipanggil, Ini Alasan Prof Abdul Mukti Enggan Gabung Kabinet Indonesia Maju

Sekjen PP Muhammadiyah Prof Abdul Mukti memilih untuk tak bergabung mengisi kursi salah satu Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mendampingi menteri Nadiem Makarim dalam Kabinet Indonesia Maju, pada jabatan 2019-2024.

TIMES Indonesia,
Sempat Dipanggil, Ini Alasan Prof Abdul Mukti Enggan Gabung Kabinet Indonesia Maju
Sekjen PP Muhammadiyah Prof Abdul Mukti. (FOTO: monitor.co.id)
A-AA+

JAKARTA Sekjen PP Muhammadiyah Prof Abdul Mukti memilih untuk tak bergabung mengisi kursi salah satu Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mendampingi menteri Nadiem Makarim dalam Kabinet Indonesia Maju, pada jabatan 2019-2024.

"Setelah melalui berbagai pertimbangan, saya memutuskan untuk tidak bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju dalam jabatan wakil menteri," katanya dalam keterangan tertulis yang dikirim ke TIMES Indonesia, Rabu (21/12/2020).

Advertisement

Awalnya, Prof Mukti menyatakan bersedia bergabung jika diberi amanah. Namun setelah ditimbang kembali, ia pun menyatakan enggan. Lalu apa alasannya hanya ingin totalitas di Muhammdyah? Prof Mukti enggan menjawab pertanyaan tersebut.

Sebelumnya, memang ada dokumen yang mencantumkan nama Prof Abdul Mukti sebagai calon Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang akan dilantik Presiden RI Jokowi bersama 5 wakil menteri dan 6 menteri lainnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Ramli
PenulisMoh RamliPasca Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (2023). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia