Pemerintahan

Pemkab Majalengka Berupaya Wujudkan Perluasan Digitalisasi Daerah

Kamis, 15 September 2022 - 14:15 | 22.42k
Bupati Majalengka, H Karna Sobahi menunjukan mobil layanan pajak keliling Bapenda Majalengka yang dilengkapi dengan sistem digitalisasi. (FOTO: Hendri Firmansyah/TIMES Indonesia)
Bupati Majalengka, H Karna Sobahi menunjukan mobil layanan pajak keliling Bapenda Majalengka yang dilengkapi dengan sistem digitalisasi. (FOTO: Hendri Firmansyah/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAJALENGKAPemkab Majalengka, Jawa Barat menindaklanjuti upaya perluasan digitalisasi daerah seiring dengan program strategis nasional.

Pasalnya, menurut Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi bahwa saat ini di era revolusi 4.0 peran teknologi dengan sistem jaringan terintegrasi sudah mulai diterapkan di setiap aktivitas ekonomi. Penerapan ini, lanjut orang nomor satu di Pemkab Majalengka ini dari mulai produksi hingga konsumsi.

Advertisement

"Sejalan dengan perkembangan zaman, kapasitas teknologi kini dimanfaatkan untuk segala aktivitas ekonomi menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih mudah dibanding dengan masa sebelumnya," ujar Karna Sobahi, Kamis (15/9/2022) terkait upaya Pemkab Majalengka mewujudkan perluasan digitalisasi daerah. 

Ia pun mengatakan, digitalisasi daerah tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan transaksi individu saja, urusan organisasi hingga pemerintahan juga bisa dipenuhi.

Oleh karena itu, kata dia, hal tersebut menjadi penting dilakukan upaya perluasan digital daerah oleh Pemkab Majalengka. Namun, perlu disertai pula dilakukannya sosialisasi secara massif agar rakyat memahaminya.

"Rakyat butuh hal ini, namun sebagian terkesan kurang paham.  Makanya kata kuncinya perlu sosialisasi dan edukasi kepada rakyat," ucapnya. 

Untuk mewujudkan upaya itu, bupati meminta kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk segera melakukan koordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Diskominfo, untuk mengimplementasikan program-program strategis perluasan digitalisasi daerah agar secara bertahap dapat terwujud dengan optimal.

Manfaat Digitalisasi bagi Aktivitas Ekonomi

Bupati-Majalengka-2.jpgBupati Majalengka, H Karna Sobahi bersama BI Cirebon meluncurkan penggunaan QRIS di kawasan Taman Bagja Raharja. (FOTO: Hendri Firmansyah/TIMES Indonesia)

Bupati menyebut, salah satu contoh sistem pengintegrasian digitalisasi dalam metode pembayaran nontunai di salah satu aset milik Pemkab Majalengka yang tengah dirintis penerapannya yaitu di kawasan Taman Bagja Raharja.

"Program ini merupakan perwujudan dari kolaborasi pihak-pihak yang menjadi mitra kami untuk membangun geliat perekonomian di Majalengka lewat sistem digital," ungkapnya.

Ia mengatakan, bahwa metode pembayaran nontunai menggunakan aplikasi digital di kawasan Taman Bagja Raharja sudah bisa dilakukan. Mulai dari bayar retribusi parkir, belanja di Gerai Kasungka, hingga bagi yang ingin bersedekah di kotak amal masjid.

Selain memudahkan dan praktis, sistem penerapan transaksi nontunai tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi daerah yang menjadi program strategis nasional.

Digitalisasi Mampu Tingkatkan Level Produktivitas

UMKM-Qris.jpgTransaksi belanja produk UMKM menggunakan QRIS di kawasan Taman Bagja Raharja. (FOTO: Hendri Firmansyah/TIMES Indonesia)

Masih dikatakan bupati, bahwa implementasi digital secara massif mampu meningkatkan level produktivitas ekonomi secara signifikan. Mulai dari efisiensi yang dihasilkan, hingga sistem operasi yang dibangun. 

Sehingga, bisa dijadikan sebagai solusi efektif yang dapat dilakukan masyarakat untuk mendorong, mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif, jelasnya.

Karna memandang, pemanfaatan digitalisasi dalam bidang ekonomi kreatif yang dapat dilakukan oleh masyarakat tidak hanya sebatas berjualan online, akan tetapi juga menciptakan banyak konten kreatif, sehingga dapat membantu masyarakat dalam memajukan pertumbuhan usahanya.

"Pemanfaatan ekonomi kreatif digital, sangat membantu UMKM dalam mengembangkan bisnisnya, antara lain melalui bisnis e-commerce, dan bisnis yang memanfaatkan media sosial," tuturnya.

Selain itu, imbuhnya, pemanfaatan digitalisasi bisa membantu masyarakat untuk menciptakan inovasi dan pembaharuan pada jenis produk yang akan dijual. 

"Sebagai contoh sekarang ini mulai banyak pelaku usaha yang memanfaatkan teknologi digital, seperti penggunaan berbagai jenis aplikasi untuk media promosi produknya. Sehingga mereka bisa membangun akses jaringan market lebih luas," jelasnya.

Ia menandaskan, bahwa perluasan digitalisasi daerah yang kini tengah diupayakan Pemkab Majalengka itu, akan menjadi bagian dari daya dukung landasan sebagai modal penting untuk menghadapi persaingan global. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES