Pemerintahan

Dishub Kota Malang Siap Sulap Terminal Madyopuro jadi Wisata

Rabu, 24 April 2024 - 14:35 | 16.23k
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Dishub Kota Malang saat berada di Terminal Madyopuro yang segera disulap menjadi Terminal Wisata. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Dishub Kota Malang saat berada di Terminal Madyopuro yang segera disulap menjadi Terminal Wisata. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang sedang menggodok rencana perubahan Terminal Tipe C Madyopuro sebagai Terminal Wisata.

Hal itu dilakukan demi memanfaatkan lokasi dan pemerataan wisata di wilayah Kota Malang.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan, selama ini wisatawan Bromo selalu transit di Terminal Madyopuro menggunakan Jeep wisata yang dipesan. Sehingga, fasilitas pendukung perlu diadakan demi membuat nyaman para wisatawan.

"Kalau menuju ke Bromo dari arah selatan kan melalui Tumpang, itu transit di Terminal Madyopuro. Jadi kita manfaatkan itu," ujar Widjaja, Rabu (24/4/2024).

Sebenarnya, kata Widjaja, sudah ada DED roadmap Terminal Wisata Madyopuro di tahun 2019 lalu namun belum dijalankan dengan baik.

Maka, kini saatnya Dishub Kota Malang sesuai roadmap dari Kemenparekraf ingin segera merubah Terimakasih Madyopuro sebagai Terminal Wisata.

"Dulu kebutuhannya Rp16 miliar, tapi kita lakukan bertahap dan tidak segitu. Jadi tidak kita rubah 100 persen," ungkapnya.

Konsep awal, ia ingin memperbaiki fasilitas rest area. Mulai dari toilet yang bersih dan baik kemudian tempat transit yang dilengkapi fasilitas lain serta UMKM akan segera dilakukan.

"Nanti ada konsep makan minum, panggung seni dan area UMKM. Jadi sambil menunggu keberangkatan, bisa dimanfaatkan," katanya.

Kemudian, parkir terbuka untuk menampung kendaraan para wisatawan juga akan disediakan.

"Kan mereka bisa parkir kendaraan disana, itu juga dekat Exit Tol lebih mudah. Lalu kalau balik dari Bromo, bisa bersih-bersih juga," tuturnya.

Saat ditanya kapan mulai terlaksana, Widjaja belum bisa memulainya di tahun 2024 ini. Sebab, ia masih akan mengkomunikasikan dengan konsultan publik serta DPRD Kota Malang untuk menentukan anggarannya.

"Minimal kita lakukan konsultasi publik dulu dan ke DPRD. Jadi tidak tahun ini," ucapnya.

Sementara, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mendukung penuh rencana tersebut. Ia berharap bukan hanya Terminal yang menjadi wisata, namun pasar di Madyopuro juga menjadi pasar wisata.

"Saya harap, terminal ini menjadi terminal pariwisata, juga nanti pasarnya jadi pasar wisata," imbuhnya.

Ia juga setuju dengan posisi Terminal yang cukup strategis, yakni dekat dari Exit Tol Madyopuro. Dimana nantinya, para wisatan tak perlu kerepotan lagi untuk masuk dan langsung dijemput di titik pemberangkatan menuju wisata Bromo.

"Keseluruhan, pengelolaan itu kan bagaimana nanti pengaturannya. Nah nanti bagaimana pemanfaatannya kita akan tata. Bisa jadi ada pasar wisata, terminal wisata, tapi akan diatur lagi," tandasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES