Pemerintahan

Begini Langkah Pemkab Bondowoso Antisipasi Darurat Pangan 

Jumat, 26 April 2024 - 10:50 | 18.97k
Pj Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto saat memberikan bantuan bibit pada petani (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Pj Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto saat memberikan bantuan bibit pada petani (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BONDOWOSOPemerintah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, tengah fokus melakukan upaya untuk mencegah terjadinya darurat pangan. 

Di antara upaya tersebut adalah mencari titik air di daerah yang masuk kategori wilayah kering. Hal itu dilakukan untuk penambahan areal tanam. 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bondowoso, Hendri Widotono mengungkapkan, penambahan areal tanam dengan cara mencari titik air merupakan instruksi kementerian.

"Kita diperintah tapi susah. Tapi ketika saat kita di lapangan menemukan. Nah ini kan di lapangan teman-teman belum fiks,” kata dia. 

Salah satu wilayah yang harus menemukan sumber air yakni di Dusun Petung, Desa Kretek. Biasanya jumlah tanam setahun sekali atau IP 100%, tetapi  jika terdapat sumber air bisa 2-3 kali.

Pihaknya pun juga mengajukan mesin pompa air yang sebagian diserahkan untuk para petani.

“Jadi tahap pertama yang turun 41 dari 71 pompanisasi yang diajukan beberapa saat yang lalu," terang dia.

Sebelumnya, Pemkab Bondowoso melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) serta Kodim 0822 Bondowoso menyerahkan sejumlah bantuan untuk keperluan pertanian. 

Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Pj Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto, Dandim 0822, Letkol Arm Suhendra Cipta dan Kepala DPKP Hendri Widotono.

Pj Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto mengatakan, program ini merupakan instruksi dari pemerintah pusat sehingga pemerintah daerah bersama jajaran melakukan persiapan khusus untuk mengantisipasi darurat pangan.

Ia juga mengungkapkan, harus ada langkah yang efektif untuk mengantisipasi darurat pangan. Pertama yakni memberikan bantuan pompa air kepada petani dan bibit jagung. 

“Ke depan saya juga meminta kepada pak kadis pertanian agar ada subsidi pupuk berkelanjutan, yang didanai dari APBD Bondowoso,” terang dia. 

Menurutnya, jumlah kebutuhan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bondowoso sudah dipenuhi sesuai RDKK. 

Bahkan di PAK, pihaknya meminta DPKP untuk menganggarkan bantuan bibit padi unggul. Termasuk akan dianggarkan pupuk bersubsidi di PAK nanti. “Di PAK dianggarkan untuk antisipasi kelangkaan pupuk,” imbuh dia. (ADV)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES