Pemerintahan

Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, Pemkab Lamongan Gelar Pengajian Gus Iqdam

Jumat, 05 Juli 2024 - 16:38 | 16.91k
Muhammad Iqdam Kholid yang akrab disapa Gus Iqdam akan memberikan pengajian di Kabupaten Lamongan, (Foto : prokopim lamongan for TIMES Indonesia)
Muhammad Iqdam Kholid yang akrab disapa Gus Iqdam akan memberikan pengajian di Kabupaten Lamongan, (Foto : prokopim lamongan for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan (Pemkab Lamongan) akan menggelar pengajian di Alun-alun Lamongan yang diisi oleh Muhammad Iqdam Kholid yang akrab disapa Gus Iqdam. 

Pengajian dalam rangka peringatan 1 Muharram 1446 H dan rangkaian HJL ke-455 yang diisi oleh pendiri Majelis Ta'lim Tsabilu Taubah ini akan diselenggarakan, Sabtu (6/7/2024) besok malam. 

Kepala Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan Jarwito mengatakan, pengajian diisi pendakwah yang mampu merangkul semua kalangan ini bagian dari sosialisasi gempur rokok ilegal. 

"Iya, pengajian Gus Iqdam besok malam itu bagian dari menggalakkan program atau sosialisasi gempur rokok ilegal di Lamongan," ucap Jarwito, Jum'at (5/7/2024). 

Jarwito menyampaikan, Satpol PP telah bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Lamongan dalam menyisir keberadaan rokok ilegal. Menurutnya, tercatat sepanjang Januari hingga Mei 2024 telah ditemukan 61.000 batang rokok ilegal.

"Gempur rokok ilegal terus kami lakukan secara kolaborasi, karena adanya rokok ilegal sangat merugikan negara. Nah, pengajian ini bagian dari sosialisasi yang kita lakukan," ujarnya. 

Untuk diketahui bersama, Pemkab Lamongan sukses meraih predikat terbaik se-Provinsi Jawa Timur terkait evaluasi pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2023, dengan nilai evaluasi 5,67 dari skala 6.

Sementara itu, KBO Lantas Polres Lamongan, Iptu Fifin Yulis mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya untuk mengantisipasi penumpukan atau membludaknya pengunjung acara Gus Iqdam. 

Titik jalan yang steril, yakni perempatan DPRD Lamongan di jalan Basuki Rahmad, perempatan BRI unit pasar kota di jalan Sunan Kalijogo, perempatan jalan Lamongrejo, tugu bandeng lele di Jalan KH. Ahmad Dahlan. Jalur tersebut hanya diperutukan untuk pejalan kaki. 

“Sehingga kendaraan pribadi tentunya tak boleh masuk, agar tidak mengalami kepadatan di dalam kota,’' kata Fifin. 

Fifin mengemukakan, sejumlah kantong parkir telah disiapkan dalam acara tersebut. Diantaranya lapangan Gajah Mada, halaman Sport Center Lamongan, halaman Dinas Kesehatan Lamongan, dan beberapa tempat lainnya. 

Dia memastikan, anggota nantinya mulai melakukan penjagaan mulai Sabtu sore pukul 16.00 WIB. ‘’Ada beberapa angota yang berjaga di titik-titik tersebut, untuk mengarahkan kendaraan pengunjung," ujar Fifin menyampaikan antisipasi kemacetan yang dilakukan Polres Lamongan terkait acara pengajian Gus Iqdam. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES