Mahasiswa Polije Ciptakan Sabun dari Susu Sapi Segar

TIMESINDONESIA, JEMBER – Cara mandi susu kini bisa dilakukan dengan lebih beragam. Seperti menggunakan sabun mandi yang dibuat dari susu.
Kelompok mahasiswa dari Politeknik Negeri Jember (Polije) baru-baru ini berhasil membuat sabun batang yang dibuat dari susu segar. Inovasi ini dapat meningkatkan nilai ekonomis dari produk susu.
Advertisement
Nurul Novida, salah satu mahasiswa yang ikut membuat inovasi tersebut mengatakan bahwa susu yang biasanya digunakan untuk bahan makanan atau minuman juga dapat menjadi bahan baku lain seperti sabun mandi. Mahasiswa Program Studi Peternakan itu menuturkan, pembuatan sabun berbahan sabun tersebut cukup sederhana.
"Jadi susu segar dicampur dengan zat pengimulsi yakni NaOH atau natrium hidroksida. Kemudian diaduk hingga berubah warna menjadi kuning dan kental. Kami pakai 500 mililiter susu dan 100 gram NaOH," terangnya saat ditemui TIMES Indonesia di Polije, Selasa (5/12/2018).
Selain itu juga dibutuhkan campuran minyak. Novida menjelaskan minyak yang digunakan ada tiga macam. Yakni coconut oil, olive oil, dan virgin coconut oil. Ketiga bahan itu dicampur, lalu dipanaskan sambil diaduk hingga mencapai suhu 50 derajat celsius.
"Jika sudah 50 derajat celsius maka adonan susu yang mengental tadi dicampur dengan minyak. Lalu diaduk hingga merata dan memadat, baru ditambahkan pewangi sesuai dengan selera. Kemudian dicetak dan ditunggu mengering selama 1 minggu idealnya," jelasnya.
Khasiat dari sabun susu tersebut, seperti yang dijelaskan oleh Dosen Program Studi Peternakan Dyah Laksitorukmi, cukup banyak. Salah satunya membuat kulit tampak lebih cerah dan halus.
"Karena dalam susu memiliki kandungan vitamin dan mineral. Dan campuran yang dimasukan dalam sabun susu tersebut sangat aman untuk digunakan manusia," terangnya.
Dyah menambahkan, hal ini merupakan bagian dari inovasi untuk memunculkan ide baru dengan bahan baku susu.
"Ini merupakan langkah untuk meningkatkan nilai tawar susu, salah satunya melalui sabun susu tersebut," ucapnya (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Sholihin Nur |