Pendidikan

Festival Art and Language SAC Fakultas Sastra UM Berlangsung Meriah

Minggu, 27 November 2022 - 23:06 | 30.83k
 Booth SAC dari Bahasa Mandarin (Sumber: Dokumentasi SAC untuk TIMES Indonesia)
Booth SAC dari Bahasa Mandarin (Sumber: Dokumentasi SAC untuk TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Festival Art and Language yang diselenggarakan oleh SAC (Self-Access Center) di Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang telah berlangsung selama dua hari, dari tanggal 24-25 November 2022.

SAC Fakultas Sastra UM merupakan sebuah tempat nyaman untuk belajar dan menjadi salah satu fasilitas yang disediakan kampus untuk mengimprovisasi kemampuan berbahasa para mahasiswa Fakultas Sastra.

Advertisement

SAC-Fakultas-Satra-UM.jpgPotret pengunjung yang datang ke SAC Fakultas Satra UM. (Sumber: Dokumentasi SAC untuk TIMES Indonesia)

Dalam rangka penambahan lokasi, SAC mengadakan Festival Art and Language yang bertempat di lantai 8 gedung GKB A20 Universitas Negeri Malang. Selain menjadi ajang pengenalan dan promosi, SAC ingin para mahasiswa dapat melihat apa saja yang disediakan di spot center ini.

"Tujuannya promosi agar mahasiswa bisa tertarik datang ke SAC buat belajar dan memanfaatkan fasilitas baru yang diberi kampus,“ kata Lutfia Anastia, selaku sie acara Festival Art and Language di SAC.

Kemeriahan acara yang diselenggarakan ini sudah mulai nampak dari dekorasi yang ditampilkan. Mulai dari spot photobooth yang diletakkan di depan lift pengunjung, sehingga pengunjung dapat mengabadikan momen spesial mereka dengan background yang telah disediakan.

Selain itu, tampilan menarik dari ruang SAC yang telah didekor dengan sedemikian rupa yang juga menonjolkan ciri khas masing-masing SAC. Bermacam makanan khas dan berbagai kegiatan yang menarik juga disajikan untuk menambah kemeriahan acara ini.

Terdapat enam ruang dalam SAC FS diantaranya yaitu SAC Arab, Inggris, Mandarin, Jerman, Bahasa Indonesia dan Co-Working Space.

Dalam festival ini, panggung utama terletak di tribun lantai 7 GKB A20 dan juga ada sesi pemutaran film yang berlangsung di ruang mini theatre.

Di hari pertama festival, panggung utama diisi oleh penampilan gamelan Banyuwangian sebagai pembukaan acara, yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan menyanyi dalam 3 bahasa yakni Inggris, Mandarin, dan Bahasa Indonesia, story telling dalam bahasa Mandarin, dan ditutup oleh penampilan gamelan Banyuwangian. 

Pada hari kedua festival SAC, pengunjung disuguhkan penampilan tari Saman yang menawan dan diikuti oleh tarian khas Tradisional Tiongkok. Kemudian penampilan selanjutnya ada Liebe Musik yang disusul oleh penampilan Gamelan Jawa Mahasiswa BIPA UM, dan diakhiri oleh penampilan Gamelan Banyuwangian.

Untuk menambah kemeriahan festival, SAC juga menyediakan open stage untuk para pengunjung. Setiap pertunjukan yang ditampilkan di panggung, semua penampil adalah mahasiswa UM sendiri dan ada juga dari luar sivitas kampus.

"Kalau penampil itu mahasiswa UM, tapi kemarin tiba-tiba ada sumbangan band akustik dari SMA Santo Albertus Dempo, ada open stage random dance (juga) itu seru banget, jadi siapapun yang datang bisa maju (buat) Kpop dance," tambah Anastia.

Sementara itu di ruang mini theatre menampilkan dua film, yakni film Titik Koma pada pukul 2 siang dan film Kasih Tak Terganti di jam 4 sore.

Adapun kegiatan-kegiatan lain seperti beberapa workshop yang bermanfaat untuk menambah skill, dan pameran dari tiap-tiap SAC yang dimulai dari pukul 8 pagi hingga 6 sore. Ada kelas mini Nembang Macapat dan permainan tradisional dari SAC Indonesia, pembacaan dongeng dan Spielabend dari SAC Jerman, pameran karya kaligrafi dan Taqdimul Qishah dari SAC Arab, dan juga ada pameran karya “Wall Of Fame” dari SAC Inggris.

Selain itu, Co-working Space juga tak mau kalah dalam memeriahkan festival dengan mengadakan workshop videografi bagi para pengunjung.

Pengunjung festival ini tak hanya dari mahasiswa dan sivitas UM saja, namun juga banyak berasal masyarakat umum, pengajar, dan para siswa sekolah dari SD hingga SMA. (*)

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES