Pendidikan

Dorong Mahasiswa Berpartisipasi dalam Pemilu, UB Gelar Kuliah Daring Saat Coblosan

Selasa, 09 Januari 2024 - 15:51 | 17.12k
Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP. (Foto: Humas UB)
Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP. (Foto: Humas UB)

TIMESINDONESIA, MALANG – Dalam rangka mendukung partisipasi yang tinggi dalam Pemilu 2024 nanti, Universitas Brawijaya (UB) telah menyiapkan skema, bagaimana mahasiswa bisa kuliah dan tetap menggunakan hak suara mereka.

UB bakal mengganti perkuliahan yang biasa dilakukan secara offline menjadi online. Sehingga para mahasiswa bisa tetap berada di kota masing-masing, dan mencoblos pada 14 Februari mendatang.

Diketahui, mahasiswa UB tengah menjalani masa libur semester di mulai pada akhir Desember 2023 lalu, hingga tanggal 12 Februari 2024. Meski begitu, para mahasiswa bisa tidak kembali ke kampus hingga tanggal 16 Februari 2024, karena perkuliahan akan dilakukan secara Daring.

“Tanggal 12 Februari kita sudah mulai perkuliahan tapi secara daring sehingga adek adek tidak perlu bingung untuk menyuarakan hak pilihnya karena bisa kuliah di kota masing-masing,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP, Selasa (9/1/2024).

Pria yang pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknologi Pertanian itu menambahkan, UB mempertimbangkan aspek-aspek yang lebih strategis secara nasional tanpa mengganggu jadwal perkuliahan.

“Kalau kita adakan perkuliahan secara online maka mahasiswa tidak harus berpikir untuk kembali ke kota masing-masing pada saat Pemilu nanti. Sehingga secara substansi perkuliahan bisa di deliver dan agenda nasional juga bisa jalan,” katanya.

Prof Imam mengatakan Pemilu yang akan datang tidak hanya memilih presiden dan wakil presiden tapi juga anggota legislatif DPR, DPRD, dan DPD sehingga pemilih harus berada di kota masing-masing.

Dia berharap, kesempatan yang diberikan oleh kampus ini bisa dimanfaatkan betul oleh para mahasiswa, khususnya yang berdomisili di luar Malang. Dengan adanya skema ini, Prof Imam juga berharap UB dapat membantu pemerintah dalam menyukseskan agenda nasional yang diselenggarakan setiap 5 tahun sekali ini.

“Mahasiswa bisa menyalurkan aspirasinya untuk kemajuan bangsa dan saya harap jangan Golput,” pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES