Pendidikan

Berkah Menjadi Santri, Najihul Huda Dilantik Kaprodi Pascasarjana PAI Undar Jombang Termuda

Sabtu, 27 April 2024 - 17:32 | 159.99k
Muhammad Najihul Huda Ketua Program Studi Pascasarjana PAI Undar Jombang usai dilantik di Aula Undar Jombang, Sabtu (27/4/2024). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Muhammad Najihul Huda Ketua Program Studi Pascasarjana PAI Undar Jombang usai dilantik di Aula Undar Jombang, Sabtu (27/4/2024). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Sabtu (27/10/2024) mungkin akan menjadi hari yang tak bisa dilupakan oleh Muhammad Najihul Huda. Pasalnya, pada hari itu, sebagai seorang santri dirinya telah mengucapkan sumpah janji sebagai Ketua Program Studi (Kaprodi) Pascasarjana Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Darul Ulum Kabupaten Jombang (Undar Jombang).

Bahkan pemuda kelahiran Bangkalan, 18 Desember 1995 silam tersebut merupakan Kaprodi Pascasarjana termuda di lingkup universitas yang mempunyai moto ‘Berotak London Berhati Masjidil Haram’.

Prosesi-pelantikan.jpgProsesi pelantikan Ketua dan Sekretari Prodi se-Undar Jombang oleh Dr. Amir Maliki Abitolkha Rektor di Aula Undar Jombang, Sabtu (27/4/2024). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

Di hadapan Dr Amir Maliki Abitolkha, rektor Undar Jombang, pria yang akrab disapa Cak Huda dengan lantang mengucapkan sumpah dan janji untuk berhidmah membesarkan nama Undar Jombang sebagai almamater tercintanya.

Meski masih berusia muda, kemampuan Cak Huda dalam bidang akademis dan manajerialnya perlu diragukan lagi. Ia merupakan seorang pemuda berbakat dan penuh semangat, keberaniannya untuk menghadapi tantangan dan ketulusan dalam melayani telah menjadi ciri khasnya yang menarik banyak perhatian.

Dilahirkan dari keluarga sederhana, Cak Huda tumbuh dengan tekad yang kuat untuk meraih impian serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitarnya. Tercacat pengabdiannya menjadi seorang santri Darul Ulum Rejoso, Peterongan, Jombang sejak ia masih duduk di bangku SLTP atau sejak Tsanawiyah.

"Yang menjadi motto saya adalah, jadilah manfaat meskipun belum hebat,” kata Huda kepada TIMES Indonesia usai pelantikan di Aula Undar Jombang, Sabtu (27/4/2024).

Berbekal pernah menjadi aktivis pergerakan pada saat menjadi mahasiswa dirinya yakin mampu menghadapi tantangan dan amanah yang telah dipercayakan kepadanya. Kemampuan manajerial dan berkecimpung di dunia akademis sudah menjadi kebiasaan setiap harinya.

"DR KH Musta'in Romly berpesan, Wahai anak-anakku cintailah almamatermu dan jadilah pendukung abadi almamatermu. Maka saya sering menyampaikan ke teman ngopi, bahwa saya lahir dari rahim PP Darul Ulum dan Undar, yang membantu membidani adalah PMII,” ujarnya.

Pria yang juga sedang menempuh study Doktoral di Uinsa ini sangat bersyukur memiliki keluarga dan lingkungan yang memberikan suport.

"Capain saya hari ini tidak terlepas dari doa kedua orang tua, istri, serta sahabat-sahabat yang selalu mendoakan. Tak lupa juga guru saya Gus Mudjib Musta'in yang selalu membimbing lahir batin,” paparnya.

Menurutnya,  mengamalkan dawuhnya Kiai Romly, yakni "Koncomu kancanono, kancane kancamu kancanono. Menjadi lantaran bekal untuk bisa sakti. Artinya sakti bisa menjadi orang yang bermanfaat dan juga semoga bisa amanah". Dengan bekal mengabdi menjadikan pria berusia 28 tahun ini bisa membentuk mental yang kuat.

"Saya mengabdi di ndalem Gus Mudjib semenjak SMA. Beliau banyak mengajarkan tentang kedisiplinan, ketelitian dan juga keistiqomahan. Saya hanya mencari berkah dan Ridho Beliau serta DR KH Musta'in Romly,” pungkas Najihul Huda. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES