Pendidikan

Unisma Gelar Khotmil Quran Bersama Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab

Senin, 13 Mei 2024 - 22:44 | 13.43k
Acara Khotmil Quran bersama dengan Majelis Sema'an Al-Quran dan Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab, di Masjid Ainul Yaqin, Senin (13/5/2024). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)
Acara Khotmil Quran bersama dengan Majelis Sema'an Al-Quran dan Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab, di Masjid Ainul Yaqin, Senin (13/5/2024). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar acara Khotmil Quran bersama dengan Majelis Sema'an Al-Quran dan Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab, di Masjid Ainul Yaqin, Senin (13/5/2024). Acara itu dihadiri oleh ratusan jamaah dan diisi ceramah oleh Agus Sabuth Panoto Projo atau yang akrab disapa Gus Sabuth.

Rektor Unisma, Prof Dr Maskuri MSi mengatakan agenda Khotmil Quran bersama Jantiko Mantab ini adalah agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Unisma. Prof Maskuri menyampaikan, Alloh mewariskan suatu kitab suci Al-Quran kepada orang-orang yang terpilih, yakni Nabi Muhammad dan Ummatnya. Maka sebagai orang yang terpilih, bagaimana kita bisa menjaga alquran itu.

"Dalam sebuah hadis, sebaik-baik manusia itu kalau dalam satu bulan kita bisa menghantam Alquran. Dan semulia-mulainya manusia itu yang bisa hatam Al-Quran dalam satu minggu. Apalagi satu hari bisa seperti kegiatan ini," ucapnya.

Dia melanjutkan, dalam sebuah hadis disebutkan bahwa surga merindukan 4 golongan. Dimana salah satunya adalah orang-orang yang biasa membaca Al-Quran.

"Dan disini kita tidak hanya diajarkan untuk membaca lafad Al-Quran lafaz, tapi maknanya, dan mengamalkanya," tutur Rektor Unisma.

Sebagai pimpinan Unisma, pihaknya menyampaikan apresiasi setinggi nya kepada Majelis Semaan Al-Quran dan Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab yang telah rutin mengadakan acara semacam ini bersama Unisma. Sehingga bisa menghiasi dan memberikan  spirit alquran kepada Unisma.

"Di Unisma, ada program Tahfidul Alquran atau hafalan Al-Quran. Ada kurang lebih 500 mahasiswa yang ikut dalam program ini," terangnya.

Pihaknya menyebut, nuansa murotil Alquran di Unisma berkumandang setidaknya 10 jam dalam sehari, atau mulai dari jam 7 pagi hingga 5 sore. "Kita juga punya budaya sebelum kerja membaca Alquran. Dan ini sudah berjalan kurang lebih 5 tahun," terangnya.

Pihaknya berharap, acara semacam ini bisa berjalan seterusnya sehingga bisa terus memberikan manfaat bagi banyak orang dan membawa keberkahan bagi Unisma.

Sementara Gus Sabuth dalam tausiyahnya banyak mengapresiasi Prof Maskuri yang dia anggap sebagai orang yang telah banyak memberikan kontribusi terhadap Unisma dan Ummat. Pihaknya pun mendoakan agar pimpinan Unisma ini bisa terus diberikan kesehatan dan keberkahan dalam hidupnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES