Pendidikan

Sebanyak 65 Calon Mahasiswa Asing dari Berbagai Negara Berlomba Kuliah di UIN Malang

Selasa, 14 Mei 2024 - 14:38 | 8.99k
Gedung Rektorat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Gedung Rektorat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) saat ini sedang melakukan persiapan untuk seleksi penerimaan mahasiswa asing baru. Seleksi tersebut bakal digelar mulai Kamis (16/5/2024).

Untuk itu, pada Selasa (14/5/2024), Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, memeriksa kesiapan panitia dalam menyelenggarakan seleksi tersebut.

Dijelaskan bahwa seleksi mahasiswa asing di UIN Malang tahun ini akan lebih ketat dengan fokus pada etos akademik. Prof. Umi menekankan pentingnya memastikan bahwa calon mahasiswa asing benar-benar berkomitmen untuk studi, bukan hanya ingin berkunjung ke Indonesia tanpa niat kuliah. "Ini harus diantisipasi sejak proses seleksi yang ketat," ujarnya.

Mahasiswa asing yang lolos seleksi akan mendapatkan berbagai fasilitas melalui beasiswa UIN Malang yang meliputi biaya pendidikan gratis, program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA), akomodasi di asrama atau Ma'had, serta biaya ujian gratis. "Detail komponen beasiswa harus disampaikan sejak awal agar calon mahasiswa yakin dengan skema yang ditawarkan ini," tambah Prof. Umi.

Penerimaan mahasiswa asing ini merupakan bagian dari Indikator Kinerja Utama (IKU) Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga UIN Malang, Dr. H. Isroqunnajah, M.Ag. Sementara proses seleksi hingga aspek akademiknya berada di bawah tanggung jawab Wakil Rektor Bidang Akademik (WR 1).

"Tahun ini, jumlah pendaftar meningkat dibanding tahun sebelumnya, dengan total 65 calon mahasiswa asing terdiri dari 46 jenjang S1, 16 jenjang S2, dan 3 jenjang S3," terangnya.

Dia menjelaskan, sejak tahun 2023, seleksi mahasiswa asing melibatkan Kaprodi dan proses screening dilakukan oleh Kantor Urusan Internasional (KUI). Seleksi ini sangat penting karena kuota yang tersedia hanya untuk 25 peserta, yang berasal dari 24 negara.

Prof. Umi menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan tim seleksi. Pihaknya berharap, dengan persiapan matang, seleksi ini dapat menghasilkan mahasiswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki komitmen tinggi terhadap studi di UIN Malang. "Mari kita lakukan seleksi ini dengan baik dan serius, sehingga kita bisa mendapatkan calon mahasiswa asing yang siap menjalankan perkuliahan di UIN Maliki Malang," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES