Pendidikan

Perluas Kolaborasi Internasional, Unisma Gandeng SAAS China

Rabu, 22 Mei 2024 - 21:14 | 17.30k
Para delegasi Unisma saat melakukan kunjungan ke SAAS China untuk menjalin kerjasama. (FOTO: Humas Unisma for TIMES Indonesia)
Para delegasi Unisma saat melakukan kunjungan ke SAAS China untuk menjalin kerjasama. (FOTO: Humas Unisma for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Para pimpinan Universitas Islam Malang (Unisma) melakukan kunjungan ke Shandong Academy of Agricultural Sciences (SAAS) China pada Rabu (22/5/2024). Kedatangan para delegasi Unisma ini bertujuan untuk menjalin kolabroisasi internasional antara Unisma dengan perguruan tinggi kelas Dunia.

Saat berada di sana, delegasi Unisma yang dipimpin Rektor Prof Dr Maskuri, MSi dan didampingi Ketua Bidang Usaha Yayasan, Wakil Rektor 4, dan Kantor Urusan Internasional itu, diterima oleh President of SAAS, Li Ciangdong dan Direktur International Cooperation Departement of SAAS, Xu Shaojian, serta jajarannya.

SAAS-China-2.jpg

SAAS sendiri merupakan lembaga riset ternama di China, dan berlokasi di ibu kota Provinsi Jinan Shandong.  Saat ini perguruan tinggi tersebut telah berusia 121 tahun. Dijelaskan bahwa sejak tahun 1978, SAAS telah melakukan internasional collaboration dengan kampus besar di berbagai negara. Seperti  University of Leicester, The University of Arizona, Illinois University, University of Pennsylvenia, Agriculture dan Agri Food Canada serta beberapa lembaga dunia lainnya.

"Secara umum kolaborasi ini akan memperkuat kompetensi akademik dan riset para dosen dan mahasiswa Unisma.
Kedua institusi sepakat melakukan joint research, joint publication, external examiner, lecturer and student’s exchange," terang Prof Maskuri.

Diterangkan bahwa SAAS mempunyai 2 pusat riset, yakni di bidang pertanian dan peternakan. Di bidang pertanian, mereka memiliki Maize Research Institute SAAS. Mereka telah banyak melakukan riset pemuliaan tanaman, di mana telah dihasilkan 845 varietas tanaman yang telah tersertifikasi.

Tanaman utamanya adalah gandum, kacang-kacangan, biji-bijian (serealia), dan buah-buahan. Salah satu fokus risetnya pada pemuliaan jagung menggunakan teknologi rekayasa genetika (Genetic Engineering).  Di samping itu juga pengembangan riset bidang herbal medicine yang melibatkan para ahli bidang Farmasi.

Di bidang peternakan mereka punya Institute of Animal Science and Veterinary Medicine SAAS. Di sana, kampus tersebut mengembangkan program genetic and animal breeding pada ternak sapi perah, domba, kelinci sehingga menghasilkan produktivitas ternak yang lebih optimal. Dengan didukung riset bidang veterinary bidang vaksin.

"Kolaborasi ini juga akan memperkuat kualitas dan pengembangan pendidikan dan penelitian di Unisma Malang dan SAAS sehingga dapat dihasilkan temuan yg inovatif bertaraf internasional yang mampu mendukung Unisma dalam milestone entrepreneurial university," tutur Rektor.
Di sini, Unisma Malang mendapatkan momentumnya untuk menggeliatkan mutu kampus hijau (julukan kampus NU) dengan lompatan mutu yang kuat serta membanggakan.
Prof Maskuri menjelaskan bahwa dengan kunjungan ke  China ini, dapat memperkuat dan mengembangkan imajinasi, inspirasi, kreativitas, inovasi, dan produktivitas Unisma ke depan, sebagai perguruan tinggi papan atas di Indonesia yang telah terakreditasi unggul dan internasional. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES