Pendidikan

Expo Pesantren Terbesar di Kota Malang Digelar, Ketua RMI: Pesantren Harus Keren

Kamis, 30 Mei 2024 - 22:57 | 40.63k
Pembukaan Expo Pesantren se-Kota Malang di UIN Malang. (Foto: RMI)
Pembukaan Expo Pesantren se-Kota Malang di UIN Malang. (Foto: RMI)

TIMESINDONESIA, MALANG – Rabithah Ma'ahid Al-Islamiyah (RMI) NU Kota Malang bekerja sama dengan Ma'had Al-Jamiah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Expo Pesantren terbesar di Kota Malang. Acara ini berlangsung di Sport Center Lt 2 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, pada hari Kamis, 30 Mei 2024, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.

Expo Pesantren ini diikuti oleh sekitar 40-50 pesantren se-Kota Malang dan dihadiri oleh ratusan hingga ribuan santri Ma'had Al-Jamiah. Berbagai kegiatan memeriahkan acara ini. Ada expo pesantren, bazar, penampilan-penampilan, dan doorprize.

Ketua Panitia Gus Nizar, yang juga pengurus RMI bagian kerjasama Internasional, menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk mengenalkan keberadaan pondok pesantren di Kota Malang kepada siswa dan mahasiswa se malang. Agar mereka tahu, bahwa banyak pesantren dengan berbagai keunggulannya. 

Ketua RMI NU Kota Malang, Dr. KH. Halimi Zuhdy, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pondok pesantren haruslah menjadi tempat yang keren. Bukan hanya tempat biasa untuk mencari ilmu, tetapi juga tempat mencari cahaya ilahi dengan menguatkan spiritualitas.

"Pondok pesantren itu bukan tempat yang biasa, tapi tempat mencari ilmu plus mencari cahaya ilahi. Di pesantren, kita harus kuat dalam spiritualitas," ujar Kiai Halimi.

Sementara, Pengasuh Ma'had Al-Jamiah, KH. Ghufron Hambali, menyampaikan bahwa hidup di pesantren akan menjaga ibadah dan keilmuan santri.

"Hidup di pesantren itu insyallah terjaga ibadahnya dan keilmuannya," tutur Gus Pong, sapaan akrabnya.

Acara Expo Pesantren ini dibuka dengan pembacaan basmalah oleh Wakil Rektor IV UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sekaligus atas nama Ketua PCNU Kota Malang, Dr. KH. Isroqunnajah. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi terselenggaranya Expo Pesantren ini yang lebih besar dari tahun sebelumnya dan berharap acara ini dapat terus diadakan setiap tahun.

"Saya sangat mengapresiasi acara Expo Pesantren ini. Kali ini lebih besar dari expo sebelumnya. Saya berharap expo ini setiap tahunnya terus diadakan," ujar Kiai Isroqun.

Expo Pesantren ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pesantren untuk menunjukkan keunggulannya kepada masyarakat luas, serta menjadi sarana untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap pendidikan pesantren.

Ditutup dengan doa, oleh Gus Hasyim, pengasuh Ma'had Al-Jamiah. "Keren, kolaborasi Mahad Al-jamiah yang diwakili oleh para murabbi dan musyrif dan pengurus PCNU RMI kota malang, ini menjadi sinergi," kata Gus Syauqi. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rifky Rezfany

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES