Pendidikan

Wujud Nyata Entrepreneurial University, Unisma Launching 1.000 Start Up Mahasiswa

Kamis, 20 Juni 2024 - 17:59 | 14.70k
Launching 1.000 start up mahasiswa dan workshop speak up start up yang digelar Unisma, Kamis (20/6/2024). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)
Launching 1.000 start up mahasiswa dan workshop speak up start up yang digelar Unisma, Kamis (20/6/2024). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Ada sebuah gebrakan baru yang dilakukan Universitas Islam Malang (Unisma) untuk mewujudkan milestone-nya menjadi entrepreneurial university. Yakni dengan me-launching 1000 Start Up milik Mahasiswa, Kamis (20/6/2024).

Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si, menjelaskan, pada tahun 2023 - 2027, Unisma masuk dalam Milestone  entrepreneurial university. Untuk itu, Unisma telah merumuskan pedoman penyelenggaraan entrepreneurial, untuk membentuk jiwa mahasiswa memiliki jiwa entrepreneur.

“Kita sudah mendesain program pengembangan percepatan entrepreneur melalui 1.000 mahasiswa pertama yang telah memilih program strategis startup," ucapnya.

Rektor menegaskan, jiwa entrepreneur yang maksud  bukan melulu soal menjadi seorang pedagang yang menjual belikan sebuah produk. Tetapi pada pembentukan karakter seorang entrepreneur yang tangguh, inovatif, serta mampu menangkap peluang dan mempunyai daya saing.

“Entrepreneur bukan semata-mata berjualan, tapi ketika menjadi seorang guru menjadi guru yang memiliki jiwa entrepreneur, seorang teknokrat yang berjiwa entrepreneur, seorang yang ahli hukum yang berjiwa entrepreneur, ahli dalam bidang kedokteran yang memiliki jiwa entrepreneur. Dan menjadi apapun yang berjiwa entrepreneur,” tegas Rektor.

Untuk itu, menurutnya launching 1000 start up mahasiswa Ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk bisa berkarya dan menciptakan sebuah inovasi, hingga menjadi orang yang sukses di masa depan.

Dalam kesempatan yang sama, juga dilangsungkan workshop speak up start up. Ada tiga narasumber expert yang dihadirkan untuk menggembleng jiwa entrepreneur mahasiswa. 3 narasumber tersebut yakni CEO Sinergi Business Solution Ridwan Abadi, Ketua STASION (Komunitas Startup Malang) M. Ziaelfikar Albaba, dan Founder Sidigs.com Transbara Wahyu.

“Digitalisasi akan membawa perubahan besar dalam dunia kerja. Akan ada banyak pekerjaan yang tergeser imbas digitalisasi. Jika tidak mempersiapkan diri kita menjadi orang yang terpinggirkan. Speak up start up ini sebagai salah satu persiapan untuk itu,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Rektor I Unisma, Prof. Junaidi Mistar, Ph.D., mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka menguatkan jati diri dalam menapaki milestone entrepreneur University.

“Dalam milestone ini spirit kewirausahaan kita genjot, kita dorong sedemikian rupa melalui berbagai jalur, salah satunya melalui kegiatan perkuliahan mata kuliah kewirausahaan yang sudah ditetapkan wajib bagi semua program studi yang ada di Unisma,” jelasnya.

Berdasarkan identifikasi atas minat kewirausahaan mahasiswa terdapat 17 bidang usaha kewirausahaan. Menurut Prof Jun, 17 bidang kewirausahaan akan didorong untuk ditumbuh kembangkan dan difasilitasi sehingga bisa menjadi start up.

“Nanti startup akan berkembang menjadi bisnis yang establish, dalam konteks inilah kehadiran narasumber akan memberi motivasi, dorongan, dan fasilitas pengembangan kepada mahasiswa yang ditargetkan akan ada 1000 startup baru di Unisma,” pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES