Pendidikan

Cara UIN Malang Seleksi Makanan untuk para Mahasiswa

Kamis, 27 Juni 2024 - 16:48 | 13.21k
Rektor UIN Malang Prof Zainuddin saat mengunjungi salah satu tenant di Tenant Food Selection. (Foto: Humas UIN Malang)
Rektor UIN Malang Prof Zainuddin saat mengunjungi salah satu tenant di Tenant Food Selection. (Foto: Humas UIN Malang)

TIMESINDONESIA, MALANG – Ada cara menarik yang dilakukan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) dalam menyeleksi para pelaku usaha yang nanti akan berjualan di kantin UIN Malang. Yakni dengan menggelar Tenant Food Selection.

Acara ini digelar oleh Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Malang. Para tenan yang masuk seleksi, akan diberi kesempatan untuk berjualan di kantin UIN Malang. Baik di kampus 1 maupun kampus 3.

Seleksi tenant ini mempertimbangkan berbagai aspek mulai dari rasa, penyajian menu, kehalalan, hingga nilai gizi dan preferensi harga. Tujuan utamanya adalah memastikan mahasiswa mendapatkan makanan yang tidak hanya lezat dan bergizi, tetapi juga sesuai dengan anggaran mereka.

Diketahui, kantin di ma'had UIN Malang memang terbilang strategis. Ada ribuan mahasiswa yang tinggal disana. Pihak Ma'had tidak menyediakan makanan sehari-hari. Sehingga para mahasiswa harus membeli makanan mereka sendiri di kantin.

Dalam Tenant Food Selection ini, ada 64 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Malang Raya. Baik Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Beberapa peserta diketahui juga memiliki kantin di kampus-kampus besar seperti UB dan UM. Semua peserta melalui seleksi ketat untuk memastikan hanya yang terbaik yang akan terpilih.

Ketua P2B UIN Malang, Suud Fuadi, M.E.I. menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan mahasiswa mendapatkan makanan yang bergizi, berkualitas, halal, dan terjangkau.

“Harapan dari adanya kegiatan ini adalah agar mahasiswa mendapatkan pelayanan terbaik dari sisi penyediaan makanan yang berkualitas, bergizi, halal, thoyyib, dan terjangkau. InsyaAllah, kami akan membuat kantin Mahad itu menjadi kantin yang nyaman, berkualitas, bersih, terjangkau, yang murah tapi tidak murahan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainudin M.A., mengaku senang dengan kegiatan ini. Saat berada di sana, dia mengaku makanan dari beberapa tenant.

"Dari 64 peserta kontestan, banyak menu yang menarik baik itu minuman maupun makanan dengan berbagai variasi. Ini merupakan kontestan yang luar biasa yang telah dilaksanakan oleh P2B," ujarnya.

Rektor menuturkan, dari 64 tenan yang ada, nanti akan dipilih 28 penjual yang akan memperoleh kesempatan berjualan di kantin UIN Malang. "Nanti akan terpilih 28 yang terbaik dari juri yang beragam, dari berbagai ahli baik itu menu dari segi nutrisi, gizi, dan sebagainya, termasuk juga kepatutan harga untuk para mahasiswa," tuturnya.

Dengan kegiatan ini, UIN Malang berharap kantin Mahad Putra dan Mahad Putri akan menjadi tempat yang nyaman dan berkualitas bagi mahasiswa untuk menikmati makanan sehari-hari mereka. Hal ini sejalan dengan misi UIN Malang untuk mendukung kesehatan dan kecerdasan para mahasiswanya melalui penyediaan makanan yang baik.

Tenant Food Selection tidak hanya menjadi ajang pemilihan tenant terbaik, tetapi juga platform bagi calon tenant untuk menunjukkan keunggulan mereka dalam menyajikan makanan yang memenuhi standar tinggi. Seluruh peserta menunjukkan semangat dan antusiasme dalam mempersembahkan yang terbaik.

Dengan semangat ini, UIN Malang optimistis bahwa kantin Mahad akan menjadi ikon baru dalam penyediaan makanan berkualitas di lingkungan kampus, mendukung mahasiswa menjadi individu yang cerdas, pintar, dan sehat. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES