Pendidikan

Mahasiswa KKN Tematik Unira Malang Dibekali Teknik Membuat Film Dokumenter

Selasa, 02 Juli 2024 - 23:04 | 23.89k
Yusuf Muntaha, praktisi film, menjadi pemateri Workshop Film Dokumenter Desa bagi mahasiswa KKN Tematik UNIRA Malang Selasa (2/7/2024). (Foto: dok UNIRA Malang)
Yusuf Muntaha, praktisi film, menjadi pemateri Workshop Film Dokumenter Desa bagi mahasiswa KKN Tematik UNIRA Malang Selasa (2/7/2024). (Foto: dok UNIRA Malang)

TIMESINDONESIA, MALANG – Workshop Film Dokumenter Desa kembali diselenggarakan oleh LPPM UNIRA Malang (Universitas Islam Raden Rahmat) dalam rangka membekali mahasiswa KKN Tematik semester Genap 2023 – 2024, Selasa (2/7/2024).

Film dokumenter yang nantinya dibuat bertujuan untuk mengangkat beragam potensi yang dimiliki oleh desa.

Workshop ini menghadirkan pemateri Yusuf Munthaha, CEO dari Mooifilms yang sudah cukup lama malang melintang di dunia perfilman khususnya film dokumenter.

“Menyusun film dokumenter dimulai dari pencarian informasi, tokoh, penggalian potensi desa (Dramaturgi) yang dipadukan dengan proses sinematografi yang apik dan sarat makna, sehingga mampu menyampaikan informasi kepada masyarakat luas," ucapnya. 

Kegiatan ini berlangsung dengan sangat santai tetapi serius, mahasiswa nampak antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Beberapa mahasiswa melontarkan pertanyaan terkait teknik pembuatan film yang baik, serta tips dan trik dalam pengambilan gambar. 

UNIRA-MALANG.jpgWorkshop Film Dokumenter Desa kembali diselenggarakan oleh LPPM UNIRA Malang (dalam rangka membekali mahasiswa KKN Tematik semester Genap 2023 – 2024, Selasa (2/7/2024). (Foto: dok UNIRA Malang)

Muhammad Imron, Kepala LPPM UNIRA Malang menyampaikan mahasiswa KKN Tematik semester Genap 2023 – 2024 harus menggandeng perangkat dan warga desa dalam proses pembuatan film dokumenter agar potensi desa yang diangkat dapat berguna bagi desa dan masyarakat umum.

"Kami sangat menekankan bahwa subyek pembangunan di desa adalah masyarakat itu sendiri dan bukan akademisi," ucapnya saat memberi pembekalan kepada mahasiswa yang akan melaksanakan KKN.

Imron menegaskan, Kampus UNIRA Malang sejak dulu memiliki komitmen yang kuat untuk terus berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia kabupaten Malang.

Workshop film dokumenter desa ini diselenggarakan di ruang rapat kampus UNIRA Malang dan diikuti oleh sebelas kelompok KKN Tematik yang akan disebar ke seluruh penjuru kabupaten Malang.

Acara ini didukung oleh beberapa mitra LPPM UNIRA Malang seperti Times Indonesia , Enha Coffee, Esto Coffee, kedai Protrojoyo, Kopi Sabar Alim dan kopi Mbah Bongso. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES