Pendidikan

Kabar Gembira! Unair Buka Jurusan Kedokteran di Banyuwangi

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:45 | 11.88k
Universitas Airlangga Banyuwangi (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)
Universitas Airlangga Banyuwangi (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Program Studi Kedokteran, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (Unair) Banyuwangi telah resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru yang telah dibuka sejak 9 Juli 2024.  

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyambut gembira, karena dengan dibukanya prodi tersebut, anak-anak Bumi Blambangan yang ingin menjadi dokter tidak perlu kuliah jauh-jauh, cukup di tanah kelahirannya saja.

“Selain Banyuwangi, ini juga bisa dimanfaatkan masyarakat kawasan sekitar Banyuwangi," kata Ipuk, Kamis (11/7/2024).

Hadirnya prodi kedokteran ini, melengkapi 3 prodi yang sudah ada di FIKKIA Unair Banyuwangi, yakni Akuakultur, Kesehatan masyarakat, dan Kedokteran hewan. 

“Bersama dengan kampus-kampus lain yang ada di Banyuwangi, semuanya bergerak untuk menciptakan SDM-SDM unggul yang menopang kemajuan daerah," ujar Ipuk.

Sementara itu, Dekan FIKKIA Unair Banyuwangi, Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp.U. (K) mengatakan, dibukanya jurusan kedokteran Unair di Banyuwangi bakal menjamin kualitas pendidikan yang setara dengan Fakultas Kedokteran UNAIR yang ada di Surabaya.

"Kami sudah menerima pendaftaran mahasiswa baru, mulai 9 Juli hingga 1 Agustus 2024. Bagi adik-adik yang baru lulus SMA di Banyuwangi dan sekitarnya, yang berminat kuliah kedokteran kini sudah bisa kuliah di Banyuwangi," jelasnya.

Pendidikan kedokteran FIKKIA Unair Banyuwangi akan dilaksanakan di Banyuwangi dengan masa studi 4 tahun. Lokasi pendidikan utama di Kampus Unair Mojopanggung dan Giri. 

Selain itu Unair Banyuwangi juga menjadikan RSUD Blambangan dan RSUD Genteng, sebagai rumah sakit pendidikan untuk mengeksplorasi berbagai kasus kesehatan bagi mahasiswa kedokteran.

Soetojo menjelaskan FIKKIA Unair Banyuwangi memiliki 29 dosen yang ber domisili di Banyuwangi. Selain itu juga terdapat pendampingan langsung dan dukungan dosen pengajar senior dari FK Unair Surabaya. 

FIKKIA Unair Banyuwangi juga telah memiliki laboratorium seperti anatomi, keterampilan medis, fisiologi, biokimia, patologi, parasit, bakteriologi-mikrobiologi, yang telah terintegrasi melalui Laboratorium Terpadu. 

"Peralatan di laboratorium FIKKIA Unair Banyuwangi masih baru," tambah mantan Dekan FK Unair itu. 

Kedokteran FIKKIA Unair Banyuwangi memiliki bidang unggulan yakni travel medicine (kedokteran wisata) yang siap mencetak dokter dengan kemampuan profesional dan handal di berbagai medan maupun situasi.

"Ini didukung dengan laboratorium alam yang ada di Banyuwangi kawasan Ijen Geopark yang memiliki berbagai wisata seperti Alas Purwo, Gunung Ijen, Pulau Merah, Teluk Hijau, Meru Betiri, dan lainnya dengan berbagai kasus kedokteran wisata," tambah Soetojo. 

Prodi Kedokteran FIKKIA Unair Banyuwangi membuka kuota 50 mahasiswa baru untuk tahun 2024. Pendaftaran di tahun ini hanya dibuka melalui jalur Mandiri karena pembukaan izin program studi baru dikeluarkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM PT-Kes) pada 2 Juli 2024. 

Jalur Mandiri yang dimaksud adalah Seleksi Mandiri (SMUA) Reguler Tes Tertulis. Pelaksanaan tes berupa Tes Potensi Akademik (TPA), Ujian tulis mata pelajaran biolog, dan kimia secara luring di Kampus Unair Surabaya.

Link pembukaan pendaftaran Kedokteran FIKKIA UNAIR Banyuwangi: https://fikkia.unair.ac.id/event/info-daftar-kedokteran-fikkia-unair-banyuwangi/ (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES