Peristiwa Daerah

Warga Desa Sidomulyo Gelar Selamatan Sumber Air di Umbul Gemulo

Selasa, 30 April 2019 - 14:02 | 330.79k
Warga Desa Sidomulyo Gelar Selamatan Sumber Air di Umbul Gemulo. (foto: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia)
Warga Desa Sidomulyo Gelar Selamatan Sumber Air di Umbul Gemulo. (foto: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, BATU – Di tengah hening dan gemericik air di Umbul Gemulo, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan/Kota Batu, Jawa Timur menggelar Selamatan Sumber Air, Selasa (30/4/2019).

Suasana khidmat semakin terasa saat tokoh adat membacakan doa berbahasa Jawa. Semua berdoa, agar sumber air yang menghidupi warga tetap mengalir deras, menghidupi warga Sidomulyo.

Advertisement

Selamatan-Sumber-Air-2.jpg

Kenduri di Umbul Gemulo dilaksanakan oleh pengurus Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (Hippam) Tonggolari, Sidomulyo dan Pemerintah Desa Sidomulyo.

“Kegiatan ini kita selenggarakan dalam rangka bersih Desa Sidomulyo, pertama kita ingin mendapatkan keberkahan dari Allah SWT karena sudah diberikan karunia sumber air yang melimpah, sekaligus kita Uri Uri budaya leluhur,” ujar Ketua Hippam Tonggolari, Sidomulyo, Hari Suliyan.

Selain merupakan bentuk syukur, warga berharap  debit air bertambah besar, seiring terus bertambahnya jumlah penduduk di Sidomulyo. “Awalnya mereka tinggal bersama orang tua, kemudian menikah membuat rumah baru, mereka pasti membutuhkan saluran air baru,” ujar Hari.

Lewat bersih desa ini, Hippam juga memotivasi warga untuk selalu menjaga kelestarian sumber air. “Habis selamatan seperti ini, biasanya warga melanjutkan dengan bersih-bersih sungai,” katanya.

Kepala Desa Sidomulyo, Suharto menjelaskan bahwa Bersih Desa dilaksanakan setiap setahun sekali pada Selasa Kliwon Bulan Ruwah. Hari ini, Selasa (30/4/2019) dilaksanakan selamatan sumber air di tiga sumber air, selain di Umbul Gemulo, dilaksanakan juga selamatan di Sumber Air Ndolo dan Sumber Air Banyuning.

Selamatan-Sumber-Air-3.jpg

Pada hari yang sama selamatan juga digelar di Punden Mbah Ranti yang merupakan selamatan Dukuh.

“Kehidupan kita bergantung dari sumber air ini, karena itu kita gelar selamatan agar kehidupan kita barokah. Selamatan ini juga merupakan bentuk syukur kita kepada Allah SWT karena kita diberikan kehidupan penuh nikmat,” kata Suharto.

Dalam Kenduri ini, mereka membawa asahan yang berisi nasi, lauk pauk, sayuran serta ayam ingkung.  Sidomulyo sendiri terdiri dari tiga Dusun yakni Tinjumoyo, Tonggolari dan Sukorembug.

Kurang lebih ada 2000 Kepala Keluarga dengan 7900 jiwa dimana 85 persen warganya bekerja sebagai petani. Air dari sumber ini dipergunakan untuk konsumsi sehari-hari, juga untuk saluran irigasi di kebun bunga mereka.

Tahun ini Bersih Desa masuk kategori tahun ganjil, sehingga tidak banyak kegiatan yang dilaksanakan, berbeda dengan tahun genap, banyak kegiatan yang dilakukan seperti karnaval hingga berbagai lomba.

Meski demikian bersih desa tahun ini berlangsung semarak karena berbagai kegiatan dilaksanakan mulai dari gugur gunung, selamatan tumpeng, selamatan dukuh, selamatan sumber, Campursari dan Pagelaran Ludruk. “Kita tutup hari Sabtu (4/5/2019) dengan kegiatan miniatur truk,” kata Suharto mengenai rangkaian kegiatan di Umbul Gemulo.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono mengatakan kearifan lokal di Desa Sidomulyo ini akan menjadi daya tarik wisata. 

“Bisa jadi wisatawan akan tertarik datang ke Desa Sidomulyo untuk melihat langsung prosesi selamatan air, bahkan mungkin mereka ingin merasakan mandi langsung di sumber airnya,” ujar Imam. 

Disparta akan terus memberikan pendampingan, sehingga potensi wisata lokal seperti Umbul Gemulo ini terkemas dengan baik dan bisa memenuhi kebutuhan wisatawan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Batu

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES