Melalui Olam Direct, PT Olam Berangkatkan Petani Kakao Lampung ke Tanah Suci

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – PT Olam Indonesia, terus berinovasi. Salah satunya melalui Olam Direct yang merupakan program pembelian secara digital. Dua mitra Olam Direct, masing-masing Amirudin dan Wagiman petani kakao, berhasil diberangkatkan ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah Umroh.
Kedu mitra tersebut, dipastikan berangkat ke tanah suci, setelah berhasil memenangkan hadiah utama dalam pengundian yang digelar di Hotel Regency, Gadingrejo, Pringsewu, Sabtu (3/5/2019).
Advertisement
Pengundian hadiah Umroh dan doorprize dipersembahkan sebagai apresiasi PT Olam Indonesia kepada para petani yang telah turut serta dalam program pembelian secara digital, yaitu melalui Olam Direct.
Olam Direct merupakan sebuah aplikasi pemasaran, yang memudahkan petani untuk menjual kakao secara online dengan mengutamakan ketelurusan.
Olam Direct dijalankan dengan meningkatkan efesiensi rantai pembelian, sehingga petani bisa mendapatkan harga yang lebih baik.
Procurement Manager PT Olam Indonesia, Nikhil Kumar berterimakasih atas dukungan yang telah diberikan para petani. "Tanpa dukungan dari semua pihak tak mungkin kami (Olam Direct) akan seperti sekarang ini," katanya.
Sementara itu, Sustainability Manager PT Olam Indonesia, Dinesh Babu Velumany mengatakan, bahwa kesuksesan ini bukan hanya bagi perusahaan namun juga untuk semua.
"Saya sangat senang petani di Lampung yang tergabung sudah 25 ribu. Kini juga Tanggamus , Pesawaran, Pringsewu ditambah Lampung Timur. Kesuksesan ini bukan hanya untuk PT Olam saja, tapi untuk semua," ungkapnya.
Di sisi lain, Olam Digital Manager, Suraj Serikar memaparkan, bahwa keberhasilan yang diraih merupakan hasil kerjasama semua pihak.
Menurutnya, program pembelian secara digital dan langsung ke petani ini, Olam Direct, telah ada di 16 Negara, dan ada 100 ribu petani yang sudah tergabung.
“Lampung, Indonesia, merupakan program dimana project Olam Direct pertama kali diterapkan, dan kita semua patut bangga akan itu," bebernya.
Dia juga memaparkan, bahwa kesuksesan tak akan tercapai bila tidak ada awal mula yang baik. Maka, kata dia, petani berhak menerima kesuksesan ini, karena petani di Lampung yang menjadi percontohan program Olam Direct di negara - negara lainnya.
“Saya berharap semua dapat bertambah baik, pendapatan petani kakao bertambah, dan yang bergabung dengan Olam Direct juga semakin banyak," harapnya.
Kemeriahan dan keakraban sangat terasa dalam pertemuan tersebut. Dimana selain pengundian Umroh juga di lakukan pembagian doorprize. Dipandu Hanny dan Didik dengan pertanyaan seputar Olam Direct yang mampu membawa suasana semakin hangat.
Untuk diketahui, dalam program ini, menjual hasil panen kakao cukup lewat telepon genggam pintar (smartphone) secara online. PT Olam Indonesia hadir di tengah tengah petani, tak hanya sekedar membeli namun juga mengedukasi.
Melalui aplikasi Olam Direct yang dapat diunduh di playstore telepon genggam Android, program yang hadir sejak 2017 itu di kabupaten Tangamus, Pesawaran, Pringsewu, dan Lampung Timur juga lebih memberikan kepastian harga yang berstandar Internasional.
Tagline #petani keren petani online, benar - benar diwujudkan dalam setiap transaksi melalui aplikasi Olam Direct. Selain itu, Olam Direct juga memberi edukasi seputar kualitas hasil panen, mutu, bantuan bibit, pupuk, dan sarana telekomunikasi berupa Smartphone, yang di berikan pada sejumlah petani kakao guna mendukung kemudahan bertransaksi di Olam Direct.(*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |
Sumber | : TIMES Bondowoso |