LK PWNU Jatim Dorong Semua PCNU Memiliki Fasilitas Kesehatan

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Lembaga Kesehatan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (LK PWNU Jatim) mendorong agar PCNU di setiap kabupaten/kota memiliki fasilitas kesehatan (faskes) sendiri.
Hal itu disampaikan Ketua PW LKNU Jatim dr. Hidayatullah dalam sarasehan saat Muskerwil I PWNU Jatim, di Ponpes Nurul Jadid 29-30 November 2019.
Advertisement
Dalam musker itu juga diadakan sarasehan tentang percepatan dan kemandirian NU menuju satu Abad NU pada Tahun 2026.
“Kami berusaha setiap kabupaten/kota di Jawa Timur mempunyai fasiltas kesehatan sendiri,” ujarnya.
Adapun fasilitas kesehatan yang dimaksud berupa klinik atau rumah sakit NU yang berbadan hukum perkumpulan (BHP) NU.
“Sehingga masyarakat NU dapat dilayani di faskes milik NU juga, dan menambah keberkahan manfaat untuk masyarakat NU sendiri,” jelasnya.
Ketua LK PWNU Jatim ini juga mengemukakan, ada 7 PCNU kabupaten/kota di Jatim yang belum memiliki faskes NU dan segera menyusul dalam tahap pendirian pada Tahun 2020 ini.
“Ada 4 PCNU kabupaten/kota yang sudah berkoordinasi dengan LK-PWNU Jatim akan segera mendirikan rumah sakit NU,” katanya.
Berikutnya kata dia, pada Tahun 2020 mendatang, LK PWNU Jatim akan mendorong PCNU kabupaten/kota untuk mengalihkan faskes yang dimiliki, dari klinik menjadi Rumah Sakit NU.
Berdasarkan laporan langsung Ketua LK-MWCNU Sukosari, Ketua LK-PCNU Bondowoso sekaligus anggota Bidang Litbang LK-PWNU Jatim, Dr. Untung Kuzairi, bahwa peserta yang hadir antusias memenuhi acara sarasehan pada Muskerwil I PWNU Jatim di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo.
Dalam acara sarasehan Muskerwil I PWNU Jatim, yang berlangsung Jumat (29/11/2019) malam di Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo, juga dihadiri Mendes, Menakertrans, Direktur BI Jatim.(*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Ferry Agusta Satrio |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |