Peristiwa Daerah

Kelompok PLKJ PPI Luncurkan Buku 360 Jam di Tanah Pembaharuan Sukaresik

Rabu, 13 April 2022 - 23:37 | 60.00k
Ketua Kelompok PLKJ PPI 45 Rahayu Kabupaten Bandung,Habby Haikal Zulfa secara simbolis memberikan buku kepada Ketua PC Pemuda Persis Sukaresik Anwar Basari. (foto: Anton/TIMES Indonesia)
Ketua Kelompok PLKJ PPI 45 Rahayu Kabupaten Bandung,Habby Haikal Zulfa secara simbolis memberikan buku kepada Ketua PC Pemuda Persis Sukaresik Anwar Basari. (foto: Anton/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, TASIKMALAYA – Kelompok 2 Pogram Latihan Khidmat Jam'iyyah 10 (PLKJ 10) Pesantren Persatuan Islam (PPI) 45 Rahayu Kabupaten Bandung dan Keluarga Besar PC Persis Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya, meluncurkan buku berjudul 360 Jam di Tanah Pembaharuan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan bertempat di aula MTS Persis Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (13/4/2022).

Ketua pelaksana kegiatan peluncuran buku Dadan SM biasa dipanggil Kang Damuh menyampaikan, awal pembuatan buku ini, tidak ada rencana bahkan tidak pernah direncanakan.

Kelompok-PLKJ-PPI-b.jpg

"Buku bisa diterbitkan berawal dari  penasehat PC Pemuda persatuan Islam Kecamatan Sukaresik Andri Nurkamal atau Tuan Adanu, yang memberikan  masukan pada kelompok PLKJ Rahayu 45 Kabupaten Bandung," ujar Dadan, usai peluncuran buku kepada TIMES Indonesia.

"Kelompok PLKJ dituntut untuk dapat menyalurkan apa yang telah didapat di wilayah Kecamatan Sukaresik ini, dan jadilah buku ini," tambahnya.

Dadan berharap buku ini bisa menguatkan budaya literasi. "Sangat Jelas literasi itu penting, maka dari itu PC Pemuda Persatuan Islam akan konsen fokus menjadikan Sukaresik sebagai kecamatan literasi," ungkapnya.

Ketua Kelompok PLKJ PPI 45 Rahayu Kabupaten Bandung,Habby Haikal Zulfa,
mengatakan, bahwa pembuatan buku ini tidak direncanakan. Ketika datang ke tanah Sukaresik ini, sudah mengetahui bahwa Sukaresik  adalah tanah literasi  khususnya di Kabupaten Tasikmalaya.

"Di situlah berpikir apa kira- kira untuk membuat suatu karya, yang berhubungan dengan literasi itu sendiri. Berhubungan dengan itu Tuan Adanu memberikan tantangan kepada kelompok PLKJ 10 PPI 45 Rahayu untuk membuat sebuah karya dalam bentuk buku.Karena dalam bentuk buku ini, tidak pernah ada sebelumnya,
dan akan mencetak rekor. Bahwa satu - satunya orang, yang pertama dari PLKJ dalam membuat buku," ucapnya.

Kelompok-PLKJ-PPI-c.jpg

Habby menyebutkan alasan kenapa buku diberi judul 360 jam di Tanah Pembaharuan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya. Kata 360 jam diambil dari ketika mereka datang ke tanah Sukaresik ini, selama 360 jam atau kurang lebih selama 15 hari.

"Isi di buku itu adalah kumpulan dari berbagai kegiatan,yang kami dapatkan dan  lakukan selama 360 jam atau selama 15 hari berada di Tanah Sukaresik, tidak hanya kami dan tetapi melibatkan pihak PC Pemuda Persis Sukaresik serta santri pesantren persatuan Islam 42 Sukaresik," jelasnya 

Kelompok PLKJ, lanjut Habby, yang diikuti  tingkatan SMA keseluruhan berjumlah 21orang. 13 perempuan dan 8 orang laki laki, serta penulis buku berjumlah 9 orang. Buku diterbitkan untuk awal mencetak buku sekitar baru 100 eksemplar.

"Dan rencana buku ini, akan dibagi dua terlebih dahulu yang bagikan khusus santri dan pemuda keluarga besar Persatuan Islam 42 Sukaresik dan kami akan mambawa juga oleh oleh PPI  PPI 45 Rahayu Kabupaten Bandung," katanya.

Sementara itu, Ketua PC Pemuda Persis Sukaresik Anwar Basari, menyampaikan, apresiasi kepada Ketua Kelompok  PLKJ  PPI  45 Rahayu Kabupaten Bandung, yang sudah bisa menerbitkan buku dan bisa bekerjasama dengan PC Pemuda Persis Sukaresik.

"Kami merasa bahagia, mudah- mudahan dengan terbitnya buku 360 Jam di Tanah Pembaharu Sukaresik ini, bisa bermanfaat khususnya bagi masyarakat Sukaresik dan umumnya bagi masyarakat umum. Bisa mengangkat budaya literasi lebih maju lagi," ungkapanya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES