Peristiwa Daerah

BPS Kota Palu Mulai Lakukan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi 

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 15:33 | 72.06k
Kepala BPS Kota Palu, G.A Nasser saat mendampingi petugas lapangan melakukan pendataan Regsosek kepada Wakil Wali Kota Palu dr Reny Lamadjido. (FOTO: Dokumentasi BPS Kota Palu for TIMES Indonesia)
Kepala BPS Kota Palu, G.A Nasser saat mendampingi petugas lapangan melakukan pendataan Regsosek kepada Wakil Wali Kota Palu dr Reny Lamadjido. (FOTO: Dokumentasi BPS Kota Palu for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PALU – Pejabat Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama BPS Kota Palu turun langsung bersama petugas lapangan melakukan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) pada Sabtu, (15/10/2022). Pendataan awal ini dilakukan kepada para pejabat tinggi yang tinggal di Kota Palu.  

Kepala BPS Kota Palu, G.A Nasser mengatakan, Regsosek hari ini dimulai serentak di seluruh Indonesia. Regsosek berlanngsung selama satu bulan dari tanggal 15 September hingga 14 Oktober 2022.  

Advertisement

Pendataan akan dilaksanakan dengan metode wawancara langsung yang dilakukan oleh petugas sensus.

Sulteng-Simon-Sapary.jpgKepala BPS Sulteng Simon Sapary saat mendampingi petugas lapangan melakukan pendataan Regsosek kepada salah satu pejabat di Sulteng. (FOTO: Sarifah Latowa/TIMES Indonesia)

Untuk hari pertama tanggal 15 hingga 16 Oktober 2022, BPS Kota Palu melakukan pendataan awal Regsosek kepada pejabat tinggi yang berdomisili di Kota Palu. 

“Dua hari ini kami fokuskan Regsosek pejabat tinggi yang tinggal di Kota Palu diantaranya, Gubernur Sulteng dan Wakil Gubernur, Ketua DPRD Sulteng, Ketua DPRD Kota Palu, Wali Kota Palu, Wawali Kota Palu dan pejabat tinggi lainnya,” kata Nasser.

Menurut Nasser, pendataan Regsosek adalah pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan setiap kepala keluarga.  

Sulteng-Simon-Sapary-2.jpgKepala BPS Sulteng Simon Sapary pose bersama usai mendampingi petugas lapangan melakukan pendataan Regsosek. (FOTO: Sarifah Latowa/TIMES Indonesia)

Setelah dilaksanakan pendataan, nantinya BPS akan mengolah data yang sudah dikumpulkan, lalu melakukan uji publik. Untuk melakukan uji publik, BPS melibatkan Lurah-lurah dibantu RT setempat memimpin langsung uji publik data-data yang sudah dikumpulkan BPS.  

“Nanti uji publik kami akan lakukan pada Maret tahun 2023 mendatang,” ujarnya.  

Menurut Nasser, Regsosek adalah upaya pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal, atau satu data. Dengan menggunakan data tunggal, pemerintah dapat melaksanakan berbagai programnya secara terintegrasi, tidak tumpang tindih, dan lebih efisien.  

“Data Regsosek dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas berbagai layanan pemerintah seperti pendidikan, bantuan sosial, kesehatan, hingga administrasi kependudukan,” jelasnya.  

Sementara itu, Kepala BPS Sulteng Simon Sapary menambahkan, Regsosek merupakan pendataan seluruh penduduk Indonesia mencakup profil serta kondisi sosial ekonomi yang beragam, mulai dari kondisi demograsi, perumahan, kepemilikan aset, hingga informasi geospasial dan keadaan disabilitas.  

“Regsosek ini bertujuan untuk menyediakan sistem dari basis data seluruh penduduk yang terdiri dari, kondisi sosial, profil, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data kependudukan serta basis data lainnya,” jelasnya.  

Kata dia, Regsosek penting dilakukan karena masih terbatasnya cakupan data sosial ekonomi penduduk yang ada, yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh program dan layanan kepada masyarakat. 

“Regsosek ini merupakan bagian dari reformasi sistem perlindungan sosial yang salah satunya prasyarat utamanya yakni transformasi data sosial ekonomi yang selama ini hanya bersifat sektoral, kini menjadi data yang terintegrasi dan akurat,” jelasnya.  

Melalui kesempatan itu Kepala BPS Sulteng dan Kepala BPS Kota Palu mengajak semua pihak khususnya pemerintah daerah di Sulteng mulai dari Gubernur Sulteng hingga lurah dan RT agar dapat memberi dukungan penuh dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Sehingga proses Regsosek ini berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang akurat.

Wakil Wali Kota Palu dr Reny Lamadjido menyambut baik pendataan Regsosek yang dilakukan oleh BPS. Menurutnya data yang diminta petugas Regsosek ini kepada setiap rumah tangga ini sangat lengkap.  

Menurut Reny, data yang dikumpulkan BPS ini sudah mencakup data sosial ekonomi dan data individu. Ia berharap data ini akan menjadi data yang baik untuk Indonesia.  

“Saya sangat mengapresisasi kegiatan Regsosek ini. Data ini bisa menjadi patokan kita kedepan baik dalam perencanaan pembangunan maupun ke dalam suatu pendataan,” ujarnya. 

Kata Reny, kita tidak bisa membuat perencanaan pembangunan ke depan dengan baik jika data yang dimiliki tidak lengkap. Tetapi, kalau datanya bagus otomatis kita dapat mengetahui kondisi tingkat ekonomi dan tingkat sosial kita seperti apa.  

Untuk itu, Wawali Kota Palu mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palu agar mengikuti dan mensukseskan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi ini yang dilaksanakan oleh BPS. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES