Mengenal PPSDM KEBTKE, Tempat Pelatihan dan Sertifikasi Ketenagalistrikan, EBT dan Konservasi Energi

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) merupakan unit setingkat eselon dua yang berada di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ESDM RI (Energi dan Sumber Daya Mineral).
Berlokasi di Jalan Raya Poncol, Ciracas, Jakarta Timur, PPSDM KEBTKE melayani penyelenggaraan diklat berbasis kompetensi, sertifikasi kompetensi, bimbingan teknis dan inhouse training, konsultasi dan audit energi pada bangunan gedung dan industri, serta pemanfaatan fasilitas PPSDM KEBTKE.
Advertisement
Pranata Humas Muda PPSDM KEBTKE Endah Heliana mengatakan sebagai badan pengembangan SDM, PPSDM KEBTKE memiliki visi menjadi badan layanan umum terpadu yang unggul dan mampu mewujudkan sumber daya manusia yang kompeten, berdaya saing, dan bermoral dalam lingkungan global di bidang ketenagalistrikan, energi baru, terbarukan, dan konservasi energi.
Koordinator Penyelenggaraan dan Sarana Prasaran Pengembangan SDM Elin Lindiasari, Subkoordinator Sarana dan Prasarana Pengembangan SDM dan Informasi Zainul Pulungan. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)
Endah menjelaskan, untuk mewujudkan visi tersebut, PPSDM KEBTKE memiliki beberapa misi diantaranya, menyelenggarakan pendidikan, pelatihan, dan uji kompetensi secara terpadu berbasis kompetensi sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan tersertifikasi.
"Mengembangkan Badan Layanan Umum (BLU) yang unggul, yang mendapatkan pengakuan dalam lingkup nasional dan internasional yang berdaya saing serta mampu memberikan dampak positif terhadap pengguna," kata Endah dalam Media Gathering yang digelar PPSDM KEBTKE di Cisarua, Bogor, Jawa Barat pada Jumat (28/10/2022).
Selain itu, lanjut Endah, misi PPSDM KEBTKE juga untuk mewujudkan perangkat kediklatan meliputi norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan kediklatan yang berbasis kompetensi dalam kerangka perwujudkan tata kelola kepemerintahan yang baik.
"Mengembangkan diversifikasi pendapatan negara Bukan Pajak; serta mengembangkan iklim pengelolaan kediklatan yang transparan, efektif, dan efisien," jelas Endah.
Endah mengungkapkan, PPSDM KEBTKE memiliki pelatihan teknis unggulan yang dapat dibagi dalam tiga sub sektor, yaitu: sub sektor konservasi energi, sub sektor ketenagalistrikan, serta sub sektor energi baru dan terbarukan.
Endah menerangkan, pada sub sektor konservasi energi terdapat pelatihan teknis dasar-dasar konservasi energi, pelatihan energi, kiat-kiat konservasi energi, penerapan Sistem Manajemen Energi (ISO: 50001), auditor energi di industri dan bangunan gedung, dan manajemen energi pada indsutri dan bangunan gedung.
"Pada sub sektor ketenagalistrikan yaitu instalasi pemanfaatan tenaga listrik tegangan rendah/menengah dan tinggi, pemasangan/pengoperasian/pemeliharaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya, Keselamatan Ketenagalistrikan (K2), Perencanaan Pengoperasian Pemeliharan PLTU Batubara, Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik, Perencanaan/ Pengoperasian/ Pemeliharaan PLTD, Mekanikal dan Instrument Pembangkit, Mekanikal dan Instrumen Pembangkit, dan Inspeksi Sistem Tenaga Listrik," terangnya.
"Terakhir, pada sub sektor energi baru dan terbarukan, POP, POM, POU Panas Bumi, ahli geokimia panas bumi, ahli geofisika panas bumi, bioenergi, battery storage, penyusunan FS, perencanaan, pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan PLTB, PLTMH, PLTS Terpusat, Komunal, dan Rooftop," tandas Endah.
Hadir dalam Media Gathering PPSDM KEBTKE diantaranya, Koordinator Penyelenggaraan dan Sarana Prasaran Pengembangan SDM Elin Lindiasari, Subkoordinator Sarana dan Prasarana Pengembangan SDM dan Informasi Zainul Pulungan dan Widyaiswara PPSDM KEBTKE Didik Hadiyanto. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Ronny Wicaksono |
Publisher | : Rizal Dani |