Peristiwa Daerah

Arsip Foto Gresik Tempo Dulu Dipamerkan Kembali

Kamis, 15 Desember 2022 - 20:49 | 76.02k
Sekda Gresik Ahmad Washil Miftahul Rahman (Kanan) didampingi Kadisperpus dan Arsip Gresik Budi Raharjo saat melihat pameran foto arsip zaman dahulu (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).
Sekda Gresik Ahmad Washil Miftahul Rahman (Kanan) didampingi Kadisperpus dan Arsip Gresik Budi Raharjo saat melihat pameran foto arsip zaman dahulu (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, GRESIK – Mewujudkan sadar literasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Gresik menggelar pameran arsip Gresik tempo dulu kepada generasi milenial.

Lewat kegiatan bertajuk 'Melangkah Menuju 50 Tahun Pemkab Gresik' di Atrium Icon Mall Gresik ini, banyak diisi dengan sejumlah acara literasi pendidikan. 

Advertisement

Diantaranya pameran arsip foto Gresik tempo dulu, lomba storytelling SD dan MI, lomba penulisan cerpen, serta penampilan spesial dari maestro macapatan Gagrak Gresik yakni Mat Kauli.

Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menegaskan dukungannya terhadap gerakan pengembangan literasi masyarakat. 

"Berbagai upaya untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat bisa lewat pendidikan formal dan non formal," katanya, Kamis (15/20/2022).

Dalam pendidikan non formal, kata Sekda Washil salah satu jalannya adalah melalui perpustakaan. Namun seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, maka diperlukan strategi khusus agar perpustakaan tetap relevan.

Sekda Washil juga mengaku terkesima dengan penampilan storytelling dari Naylana Kanza Azzahra. Dengan membawakan cerita berjudul 'Jaka Cindhe Ksatria Dari Ujungpangkah'.

Siswi kelas 4 SD Muhammadiyah Sidayu ini menceritakan perjalanan Jaka Cindhe dengan sangat hidup.

"Mudah-mudahan kita bisa terus support talenta-talenta muda seperti adik Naylana, hingga ke tingkat provinsi maupun nasional," ungkapnya.

Selain menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba storytelling dan lomba menulis cerpen, dalam kegiatan yang sama juga diberikan penghargaan kepada Maestro Macapat asal Gresik Mat Kauli. 

Penghargaan ini diberikan, lantaran jasa Mat Kauli yang begitu besar dalam pelestarian budaya Gresik.

Mat Kauli adalah seorang pegiat senin Macapatan Gresik yang lahir 1 Mei 1931. Sejarah panjangnya dalam bidang Macapatan dimulai sejak usia 17 tahun. 

Sementara itu, Kadisperpussip Gresik Budi Raharjo dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki beberapa tujuan yakni membangun dan menciptakan literasi tinggi.

Kegiatan ini, tambah Budil juga dalam rangka mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul Gresik Cerdas sesuai Nawa Karsa Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah.

"Selain itu, penghargaan yang diberikan juga sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang berhasil meningkatkan minat baca dan kebudayaan gemar membaca," imbuhnya menanggapi arsip foto Gresik tempo dulu yang dipamerkan ke generasi milenial. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES