Pedagang Loak Pasar Templek Minta Pemkot Blitar Tunda Relokasi

TIMESINDONESIA, BLITAR – Pedagang Loak di Pasar Templek Kota Blitar meminta Pemkot Blitar untuk menunda relokasi pasar loak hingga usai lebaran. Hal itu karena Pemkot Blitar akan merelokasi puluhan pedagang Loak Pasar Templek Kota Blitar ke bekas kios pasar Dimoro pada Februari 2023 mendatang.
Menurut salah satu pedagang Loak pasar templek, Imam Butahal, relokasi pada bulan Februari tersebut terlalu mepet dengan bulan Ramadhan dan lebaran sehingga, para pedagang belum siap karena butuh waktu untuk menata dagangan usai direlokasi.
Advertisement
"Kami kan juga butuh menata dagangan setelah relokasi. Kami juga meminta biaya produksi kompensasi. Ya untuk biaya pindahan," katanya Senin (9/01/2022).
Imam mengatakan, dengan adanya relaksasi waktu tersebut, supaya bisa dimanfaatkan oleh para pedagang untuk mengumpulkan dana untuk pemindahan barang dagangan.
Selain itu, menurutnya, para pedagang loak di pasar Templek Kota Blitar mengeluhkan sempitnya kios di pasar Dimoro Kota Blitar. Imam mengatakan menilai luas kios yang disediakan di pasar Dimoro Kota Blitar tidak akan cukup menampung semua barang dagangan pedagang.
"Sekarang ada 68 Pedagang di sini. Kami sudah sudah mengecek lokasi baru. Menurut kami tempatnya kurang luas. Memang kalau akses lebih mudah tapi soal prospek kami tidak tahu," ujarnya.
Pedagang Loak lainnya, Mohammad Bakir juga mengutarakan hal yang sama. Ia merasa keberatan untuk pindah ke kios Dimoro Kota Blitar yang ukurannya lebih sempit dari pasar Templek Kota Blitar.
Menurutnya, Kios Pasar Dimoro Kota Blitar tidak akan mempu menampung seluruh barang dagangannya.
"Dana relokasi tidak ada, kios di pasar Dimoro Kota Blitar juga terlalu sempit sehingga saya rasa kok tidak muat untuk menampung barang dagangan," jelasnya.
Ia berharap, pedagang pasar loak diberikan tempat layak saat relokasi. Artinya, tempat untuk berjualan sesuai, termasuk luas.
Akses untuk jual beli tidak sulit. Bakir juga meminta pemerintah untuk memberikan kompensasi kepada pedagang loak.
"Intinya kami pasrah mau direlokasi. Tapi ya itu kalau bisa setelah lebaran dan ada kompensasi," katanya.
Pemkot Blitar Segera Revitalisasi Pasar Templek
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Hakim Sisworo mengutarakan, pihaknya segera merelokasi pedagang loak pasar templek karena pihaknya akan melanjutkan revitalisasi Pasar Templek di sisi timur mulai April 2023.
Oleh sebab itulah, pihaknya menargetkan para pedagang loak di Pasar Templek akan direlokasi ke bekas pasar burung di Pasar Hewan Dimoro pada Februari 2023.
"Kalaupun molor, Maret 2023, semua pedagang loak sudah pindah, karena rencana mulai April kami lanjutkan revitalisasi Pasar Templek sisi timur," katanya.
Hakim mengatakan jumlah sebanyak 88 pedagang loak akan menempati lokasi baru di Pasar Hewan Dimoro. Sekarang, Disperindag sedang menyelesaikan renovasi kios di eks pasar burung yang akan ditempati pedagang loak.
"Rehab kios pedagang loak sedang proses finishing sekarang. Tinggal memasang rolling door dan rencana akan kami bangunkan kamar mandi," tegasnya.(*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Imadudin Muhammad |
Publisher | : Rizal Dani |