Peristiwa Daerah

Kunjungan Wisata ke Kabupaten Blitar 2022 Lampaui Target 

Kamis, 19 Januari 2023 - 18:15 | 46.60k
Suhendro Winarso, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar. (Foto: Sholeh/TIMES Indonesia)
Suhendro Winarso, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar. (Foto: Sholeh/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BLITAR – Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Blitar tahun 2022 mencapai target yang ditentukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Bahkan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Blitar surplus 48 persen dari jumlah yang ditargetkan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso mengatakan, target kunjungan wisata tahun 2022 sebesar 1.754.333. namun terealisasi sebanyak 2.597.470 atau naik sebesar 48 persen dari target.

Advertisement

"Kita bersyukur. Meskipun kita ditabrak dengan cobaan covid 19 tapi teman-teman pegiat wisata Blitar membuktikan bahwa kita tetap mempunyai jiwa petarung tinggi sehingga Tahun 2022 untuk data kunjungan wisata yang masuk itu surplus 48% dari target," ujarnya, Kamis (19/1/2023).

Menurutnya, Pantai Tambakrejo di Kecamatan Wonotirto menjadi destinasi wisata alam yang banyak dikunjungi. Sedangkan, Blitar Park di Kecamatan Garum menjadi wisata buatan yang paling banyak dikunjungi di tahun 2022. Untuk wisata budaya kunjungan terbanyak adalah ke Candi Penataran di Kecamatan Nglegok.

"itu angka yang sangat luar biasa. Jadi saya ingat sebelum Covid tahun 2018 kunjungan itu kan kita bisa melampaui target 21%. Tapi justru sekarang tahun 2022 ini kita melampauinya 48%," tambahnya.

Oleh karena itu, Suhendro mengapresiasi dan berterima kasih atas semangat pegiat wisata di Blitar. Capaian itu, dikatakan Suhendro, berarti seluruh subsektor pariwisata baik dari destinasi, perhotelan, travel dan kuliner semuanya bergerak.

"Semua bergerak bersama dan kita mampu membuktikan bahwa angka kunjungan itu atas kerja keras teman-teman untuk bisa melampaui target sejumlah 48%," lanjutnya.

Setidaknya, ada tiga faktor kenaikan kunjungan wisata ke Kabupaten Blitar. Kata Suhendro, pertama adalah karena kerja keras dari pegiat wisata untuk tetap bertahan di tengah pandemi. Yang kedua, adanya koordinasi yang sangat baik antara pegiat wisata dan pemerintah. Sehingga seluruh kegiatan yang terkait dengan pariwisata bisa berjalan dengan baik. 

Selanjutnya, urai Suhendro, faktor yang ketiga adalah strategi promosi yang cukup efektif. Baik Dinas Pariwisata maupun pegiat terus gencar promosi melalui medsos yang memberi sumbangsih Kabupaten Blitar semakin dikenal masyarakat.

"Angka yang kita capai ini adalah modal kita untuk melangkah di tahun 2023. maka hal yang sudah baik tahun kemarin tentu akan semakin kita tingkatkan lebih baik lagi. Semoga nanti pariwisata kita betul-betul akan menjadi luar biasa," ujarnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES