Peristiwa Daerah

Dinkes Kota Banjar Bersiap Lakukan Vaksinasi Booster Dosis Kedua

Selasa, 24 Januari 2023 - 18:37 | 25.90k
dr Ika menyebutkan pelaksanaan vaksinasi booster masih menunggu sistem pecare. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)
dr Ika menyebutkan pelaksanaan vaksinasi booster masih menunggu sistem pecare. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANJAR – Terkait surat edaran dari Kementerian Kesehatan bagi pelaksanaan vaksin booster kedua untuk masyarakat umum, Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Banjar masih menunggu sistem Pecare. 

Ini disampaikan Kepala Dinkes Kota Banjar, dr Andi Bastian melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, dr Ika Rika Ruhantika saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/1/2023). 

Advertisement

"Sesuai surat edaran dari Kemenkes, pelaksanaan vaksinasi booster sudah bisa dilaksanakan tapi karena kita masih menunggu terkoneksi dengan pecare terlebih dahulu, jadi untuk sementara ditunda," jabarnya. 

Pelaksanaan vaksinasi booster terhadap tenaga kesehatan sudah rampung 80% sementara sisanya masih menunggu kondisi kesehatan para nakes yang sedang sakit. 

"Kalau untuk lansia sudah ada beberapa orang yang mendapatkan vaksin booster," terangnya. 

Sementara untuk kategori umum, sambung dr Ika, masih terkendala di pecare yang belum bisa masuk sampai saat ini. 

"Ini serentak kayaknya terjadi di seluruh Indonesia karena pecare-nya belum siap," jelasnya. 

Jika memaksakan untuk dilaksanakan, dr Ika menyampaikan kekhawatirannya bermasalah di data sehingga pihaknya tetap menunggu pelaksanaan di buka. 

"Bisa jadi kalau dipaksakan maka nanti yang sudah mendapatkan booster tidak terdaftar di Pecare. Untuk itu, kami menunggu bisa masuk di pecare agar sertifikat vaksin nya juga keluar," imbuhnya. 

Adapun mengenai persediaan vaksin, dr Ika menyebutkan selama ini masih aman dan untuk booster pihaknya menggunakan vaksin pfizer dan vaksin zifivak. 

"Untuk masyarakat yang berhak mendapatkan vaksin booster adalah warga yang berusia 18 tahun keatas," tambahnya. 

Terakhir, dr Ika berpesan agar saat pelaksanaan vaksinasi booster kedua nanti masyarakat diharapkan kooperatif dalam mencegah penyebarluasan virus Covid. 

"Jarak waktu ideal penerima vaksin booster kedua yaitu bagi mereka yang sudah mendapatkan vaksin booster dosis pertama pada 6 bulan sebelumnya," imbaunya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES