Peristiwa Daerah

Dikabarkan Kena OTT, Peserta Selter Jabatan Pemkab Gresik Mengaku Dirugikan

Rabu, 25 Januari 2023 - 18:33 | 23.74k
Camat Kedamean Sukardi (Kiri) saat berkegiatan di Kecamatan Kedamean (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia).
Camat Kedamean Sukardi (Kiri) saat berkegiatan di Kecamatan Kedamean (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, GRESIK – Salah satu peserta seleksi terbuka jabatan Pemkab Gresik, Sukardi mengaku dirugikan atas kabar dirinya terkena operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

Sebagi informasi, Sukardi merupakan salah satu pejabat yang lolos tigas besar dalam seleksi memperebutkan jabatakan Kadis Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Advertisement

Pria yang menjabat Camat Kedamean ini juga sengaja dibunuh karakternya terkait isue operasi tangkat tangan dirinya terkait dengan seleksi terbuka (Selter).

"Kami sangat dirugikan atas kabar itu," ungkap Sukardi usai menjalankan tugas di Kecamatan Kedamean, Rabu (25/1/2023).

Tak hanya dirinya, menurut Kardi, kabar itu juga menuding pemerintah daerah tak bersih dalam pelaksanaan seleksi terbuka.

"Karena selter seolah-olah dipermainkan dengan uang sogok dan suap," imbuhnya.

Selanjutnya, dia akan menelusuri isu OTT itu berawal darimana. Jika memang isu yang muncul itu hanya untuk membunuh karakternya sebagai salah satu peserta selter maka ia akan mengambil langkah hukum. 

"Saya sangat menyayangkan isue yang tidak mendasar tetapi jadi berita sehingga. Padahal hak demi Allah ini fitnah yang ditujukan ke saya dan pemerintah yang ounya gawe selter," ungkapnya.

Sementara itu Kepala BKP SDM Pemkab Gresik, Khusaini saat dikonfirmasi mengaku kaget. Karena ia tidak mendengar isue itu. Menurutnya itu sengaja dilempar untuk menjatuhkan wibawa pemerintah.

"Sampai hari ini tidak ada apa-apa. Kabar itu memang sengaja dilempar. Seolah-olah ada jual beli jabatan. Tapi sampai hari ini juga tidak ada buktinya," ujarnya menanggapi isu OTT yang dialamatkan ke salah satu pejabat Pemkab Gresik, peserta seleksi terbuka. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES