Peristiwa Daerah

Ledakan di Kasembon Malang Hancurkan Dua Rumah, Satu Korban Meninggal

Minggu, 12 Maret 2023 - 08:08 | 86.44k
Kondisi rumah korban yang hancur akibat ledakan di dusun Pulosari Desa Sukosari Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang, Sabtu (12/3/2023) malam. (Foto Sholeh Times Indonesia)
Kondisi rumah korban yang hancur akibat ledakan di dusun Pulosari Desa Sukosari Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang, Sabtu (12/3/2023) malam. (Foto Sholeh Times Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Seorang pemuda tewas terkena ledakan di Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Sabtu (12/3/2023) malam. Ledakan juga menyebabkan dua orang lainnya terluka. 

Korban meninggal adalah Ahmad Hasan Rifai, pemuda berumur 20 tahun. Sedangkan dua korban luka yakni M Riski Abdulah dan Sarifudin. Keduanya terluka lecet di bagian kepala dan pinggang karena reruntuhan tembok.

Advertisement

M Riski Abdullah, korban selamat dari ledakan mengatakan kejadian, ledakan terjadi pada sekitar pukul 17.30 WIB. Menurutnya, ledakan tersebut dari petasan atau mercon. Karena korban seringkali membuat petasan saat menjelang bulan puasa ramadhan.

"Saat kejadian saya sedang main HP, tiba tiba rumah di sebelah langsung meledak," katanya, Minggu (12/3/2023).

Akibat ledakan tersebut tiga rumah mengalami kerusakan. Dua rusak parah. Genteng dan tembok hampir rata dengan tanah. sedangkan, satu lainnya mengalami rusak di bagian genteng. 

Pantauan TIMES Indonesia, tempat kejadian telah dipasang garis polisi. Masyarakat sekitar nampak mengunjungi kerabat korban untuk bertakziah. Mengingat korban meninggal langsung dimakamkan pada sabtu malam usai kejadian.

"Rumah saya mepet dengan rumah. Saya sempat dibawa ke rumah sakit tapi langsung dibawa pulang. Saya hanya lecet di kepala dan pinggang karena kena tembok," tambahnya.

Kapolsek Kasembon AKP Windu Hadi menjelaskan, saat ini petugas sedang menunggu olah tempat kejadian oleh Tim penjinak Bom dan Laboratorium Forensik Polda Jatim. 

"Untuk penyebab kejadian belum bisa dipastikan. Kita masih menunggu Tim Jibom dan labfor Polda Jatim," urainya.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES