Peristiwa Daerah

Air Sungai Welang di Pasuruan Tercemar, Warga Keluhkan Bau Busuk dan Gatal-gatal

Kamis, 12 Oktober 2023 - 21:30 | 96.57k
Air Sungai Welang yang tercemar limbah pabrik, berubah menjadi warna hijau dan keruh. (Foto: bet/TIMES Indonesia)
Air Sungai Welang yang tercemar limbah pabrik, berubah menjadi warna hijau dan keruh. (Foto: bet/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PASURUAN – Masyarakat yang bermukim di sekitar aliran Sungai Welang, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan mengeluhkan air sungai yang diduga tercemar oleh limbah pabrik atau industri. Pasalnya air sungai yang biasanya jernih, saat ini berubah menjadi keruh dan berbau menyengat akibat pencemaran air sungai yang diduga kuat akibat pembuangan limbah industri sembarangan.

Adalah warga Desa Wrati dan Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, yang merasakan dampak pencemaran air sungai tersebut selama 2 bulan terakhir ini. Warga desa yang selama ini memanfaatkan air sungai untuk mandi dan mencuci baju, awalnya merasakan gatal-gatal setelah terkena air sungai.

Lama-kelamaan air sungai berubah warna menjadi hijau dan terdapat sejenis ganggang, disertai bau yang menyengat. Menurut Jarwo (25) warga sekitar, baunya sangat busuk apalagi saat jam - jam menjelang sore hingga malam, bau busuknya semakin menyengat.

"Baunya bikin mual hingga ada tetangga yang muntah-muntah karena menyengat sekali baunya. Padahal jarak sungai ke pemukiman sekitar 100 meteran. Terus banyak ikan di sungai yang mabuk dan mati akibat pencemaran ini," jelas Jarwo, Kamis (12/10/2023).

Warga desa pun berharap agar pemerintah daerah mengambil langkah cepat dalam mengatasi pencemaran dari limbah industri tersebut dan memberikan sangsi tegas bagi pabrik yang membuang limbah secara ngawur itu.

Advertisement

Dugaan warga cukup beralasan, karena dibagian hulu Sungai Welang terdapat beberapa pabrik besar, serta ditemukannya saluran pipa beton di dinding sungai yang mengeluarkan sumber air bau busuk tersebut. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES