Peristiwa Daerah

Respons Dishub Kota Malang Soal Wisata Parkir Kajoetangan di Google Maps

Selasa, 14 November 2023 - 18:02 | 50.45k
Suasana parkir bahu jalan di kawasan Kayutangan Heritage. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Suasana parkir bahu jalan di kawasan Kayutangan Heritage. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang merespons soal ramainya point' of interest Wisata Parkir Kajoetangan tertera di Google Maps.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan, saat ini memang problematika parkir di Kota Malang, khususnya di kawasan Kayutangan Heritage masih menjadi perhatian khusus dalam proses pembenahan.

Advertisement

"Titik parkir ini jadi perhatian, kalau destinasi wisata kan baru," ujar pria yang akrab disapa Jaya, Selasa (14/11/2023).

Ia juga mengakui bahwa Pemerintah Daerah dalam hal ini Dishub dibawah Pemkot Mala g masih belum mampu menyediakan lahan parkir khusus untuk membenahi parkir di kawasan Kayutangan Heritage.

"Sampai saat ini Pemerintah masih belum mampu untuk menyediakan lahan parkir khusus, jadi yang bisa kita lakukan sementara adalah parkir tepi jalan sesuai aturan," ungkapnya.

Jaya memastikan bakal bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menuntaskan persoalan parkir yang menjadi keluhan masyarakat.

Setidaknya, untuk sementara waktu penataan parkir di bahu jalan bakal dilakukan untuk mengurangi semrawutnya parkiran.

"Saya mau sama-sama untuk menata markanya. Mana yang dilarang, mana yang bisa untuk motor, mana yang untuk mobil. Mudah-mudahan tahun ini kita laksanakan," bebernya.

Saat ini, lahan yang tersedia untuk parkir berada di kawasan Ramayana dan Alun-Alun Merdeka Malang.

Yang menjadi perhatian, perilaku pengendara yang juga tak mau berjalan sedikit jauh dengan memakirkan kendaraan di tempat yang sesuai.

"Masyarakat ini juga sulit, karena tidak mau parkir ditempat yang sudah disediakan, di Alun-Alun Malang sama Ramayana. Mereka maunya cari yang dekat," tuturnya.

Oleh sebab itu, rencana penambahan parkir segera dicanangkan untuk memecah solusi yang ada.

"Iya, kita siapkan skema dan bertahap kita lakukan," tandasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES