Viral Video Pengeroyokan Warga, Diduga Dilakukan Mantan Kades di Probolinggo

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Sebuah video pengeroyokan berdurasi 15 detik viral di perpesanan WhatsApp. Dalam video yang beredar, seorang warga dikeroyok oleh dua orang pelaku, salah satunya diduga mantan Kepala Desa di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jatim.
Informasi yang didapat, aksi pengeroyokan dalam video yang beredar itu terjadi di Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, pada Jumat (19/1/2024) malam hari, terhadap korban bernama Sutrisno (40) warga Desa Besuk Kidul, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.
Advertisement
Video tersebut direkam oleh Nilawati (istri korban). Dalam tayangan video, antara korban dan dua orang pelaku itu sempat terjadi cek cok mulut, tak berselang lama, seorang yang mengenakan kaos abu-abu, celana jean's yang diduga seorang mantan Kades Sidodadi, Kecamatan Paiton, yakni HT menyerang korban.
Saat HT menyerang korban, kemudian pelaku lain yang mengenakan kaos lorek merah, celana pendek langsung menghajar korban. Akibat aksi pengeroyokan itu, korban babak belur dan dibawa ke IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Menurut keterangan Nilawati, korban didatangi oleh sejumlah orang dengan mengendarai pikap, lalu dengan nada keras, kedua orang itu mendorong suaminya dan memukulnya, dirinya sempat merekam kejadiam itu mengunakan ponsel miliknya.
Dari pengakuan Nilawati, karena melihat suaminya terjatuh, dirinya berhemti merekam kejadian tersebut, dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Paiton.
"Ada sejumlah orang datang ke rumah suami saya di Desa Karanganyar, karena suami saya asli Karanganyar. Adu mulut sebentar dan langsung mengeroyok suami saya hingga terjatuh dan mengalami luka," terangnya.
"Saya ingin mendapatkan keadilan yang seadil adilnya. Karena suami saya tidak bersalah," tandas dia.
Kapolsek Paiton, AKP Maskur Ansori, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan itu. Atas laporan itu, pihaknya langsung menindaklanjutinya, dan akan mengamankan dua pelaku itu untuk dilakukan penyidikan.
"Hari ini akan kami datangi dua pelaku dan dibawa ke Polsek untuk dilakukan pemeriksaan. Termasuk korban dan istri akan diperiksa sebagai saksi," kata Maskur.
Maskur mengungkapkan, permasalahannya sepele, karena berujung pengeroyokan dan ada bukti video, maka kami akan melakukan tindakan-tindakan sebagaimana mestinya.
Permasalahannya kata Maskur, mobil korban dipinjam oleh saudara dari pelaku, karena mobil itu kena jabel debtcollector di wilayah luar Probolinggo, korban minta ganti rugi, yang akhirnya berujung aksi cek cok mulut dan pengeroyokan itu.
"Nanti kami informasikan perkembangan selanjutnya," ucap Maskur, terkait pengeroyokan yang diduga dilakukan mantan Kepala Desa di Kabupaten Probolinggo. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Ferry Agusta Satrio |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |