Peristiwa Daerah

Warga Probolinggo Tanam 34 Ribu Pohon Gamal untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Kamis, 01 Februari 2024 - 21:18 | 51.58k
Pelaksanaan penanaman pohon di Desa Ranu Wurung Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)
Pelaksanaan penanaman pohon di Desa Ranu Wurung Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Sejumlah warga Desa Ranu Wurung Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, melakukan penanaman 34 ribu pohon gamal. Penanaman itu sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.

Aksi penanaman yang diinisasi Paiton Energy (PE) dan Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) ini merupakan bagian dari program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui skema perhutanan sosial.

Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) nomor 13 tentang tindakan penanganan perubahan iklim dan nomor 15 tentang perlindungan, pemulihan, dan dukungan ekosistem daratan.

Pohon gamal dipilih karena memiliki manfaat ganda sebagai penjaga kelestarian hutan dan sumber pangan, pakan ternak, serta bahan bakar alami.

Selain itu, pohon gamal juga dapat menyerap emisi karbon di atmosfer, yang merupakan salah satu penyebab perubahan iklim.

Manfaat lain dari penanaman pohon gamal adalah meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pengolahan kayu gamal menjadi wood pellet biomass, serta manfaatnya sebagai pakan ternak yang dapat meningkatkan produktivitas peternakan lokal.

Presiden Direktur POMI, Sugiyanto, mengatakan jika penanaman 34.000 pohon gamal ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LSTK).

"Kami berharap program ini dapat memberikan kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat Desa Kaliacar dan Ranu Wurung," katanya. 

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Alam Subur, Sudaryono, mengapresiasi kerjasama dengan PE dan POMI dalam penanaman pohon gamal.

Ia menyatakan, masyarakat Desa Kaliacar dan Ranu Wurung berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini dengan semangat gotong-royong.

“Kami percaya bahwa pohon gamal akan memberikan manfaat ganda sebagai penjaga kelestarian hutan dan sumber pangan, pakan ternak, serta bahan bakar alami,” ujar Sudaryono.

PE dan POMI juga telah menunjukkan kinerja lingkungan yang baik melalui program Paiton bErsiNERGY.

Program tersebut berhasil meraih penghargaan Indonesia Green Awards 2024 pada 17 Januari 2024 di Jakarta atas keberhasilan program "Popok ke Pot" (Dari Limbah Menjadi yang Terbaik).

Program Paiton bErsiNERGY merupakan salah satu program CSR yang telah dilaksanakan PE dan POMI sejak tahun 2000.

Program tersebut dikategorikan dalam tiga fokus, yaitu mendukung keberlanjutan perusahaan (pembangkit), keberlanjutan sosial ekonomi, serta keberlanjutan energi dan lingkungan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES