Peristiwa Daerah

Hujan Deras, Pohon Tumbang dan Ratusan Rumah Warga Gresik Kebanjiran

Selasa, 06 Februari 2024 - 22:16 | 19.73k
Plt Kepala BPBD Gresik, Suyono bersama tim dan Forkopimcam Menganti saat terjun ke lokasi kejadian (Foto: BPBD Gresik for TIMES Indonesia).
Plt Kepala BPBD Gresik, Suyono bersama tim dan Forkopimcam Menganti saat terjun ke lokasi kejadian (Foto: BPBD Gresik for TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, GRESIK – Hujan intensitas tinggi terjadi di Kabupaten Gresik Jawa Timur. Akibatnya, pohon tumbang di area kota serta ratusan rumah warga di wilayah Gresik selatan tergenang banjir. 

Pohon tumbang itu terjadi di Perumahan GKB dua titik yakni di Jl. Jawa dan Jl. Sumatra. Kemudian, Jl Dr Wahidin Sudirohusodo di depan Dinas Damkarla. Selanjutnya di Putat, Kelurahan Sidomoro, KH Kholil Kelurahan Lumpur dan Desa Kembangan Kecamatan Kebomas.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Gresik, Suyono menyampaikan pohon tumbang dan banjir menggenangi wilayahnya sejak terjadi hujan lebat pada siang hingga malam hari.

"Area persawahan, pemukiman fasilitas umum serta ratusan rumah warga di selatan terdampak banjir, dan 9 titik pohon tumbang, kami imbau masyarakat berhati-hati," katanya, Selasa (6/2/2024).

Pohon-Tumbang.jpg

Suyono menyatakan, ada empat desa tersMpam banjir diantaranya Desa Gempolkurung Kecamatan Menganti, Desa Sumput Kecamatan Driyorejo, Desa Pandu, Kecamatan Cerme dan Desa Wotansari Kecamatan Balongpanggang.

Di Desa Gempolkurung, kata Suyono ada 183 jiwa di 51 rumah terdampak banjir dengan ketinggian 10-20 cm. Ada 3 orang di satu rumah mengungsi karena kondisinya memprihatinkan.

"Kami koordinasi dengan pihak desa dan Forkopimcam setempat, di Gempolkurung ada 1 KK mengungsi di kantor desa setempat," ungkapnya.

Kemudian, di Desa Pandu Kecamatan Cerme tercatat menggenangi tambak seluas 3,5 hektare. Di Desa Sumput Driyorejo, ruas jalan sepanjang 400 Meter tergenang air. Begitu juga menggenangi pemukiman, sekolah pasar dengan ketinggian 30 cm.

"Sementara di Desa Wotansari 276 rumah tergenang banjir serta sawah padi sekitar 35 hektare, kalau di Wotansari ini karena luapan kali Lamong dan kiriman air dari hulu," terangnya.

BPBD ungkap Suyono telah menyiagakan dua unit mobil pompa air kapasitas 500L/detik dari BBWS Brantas dan Dinas PUTR siaga di Perumahan Sumput Asri dan berkoordinasi dengan Forkopimcam.

"Saat ini kami melakukan pendataan dampak banjir dan enyiagakan Personil dan sarana evakuasi di lokasi kejadian," ungkapnya menanggapi hujan deras ratusan rumah warga Gresik tergenang banjir. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES