Peristiwa Daerah

Banjir di Kabupaten Demak Mulai Surut, Upaya Pemulihan Terus Dilakukan

Sabtu, 10 Februari 2024 - 19:48 | 42.60k
Sejumlah rumah di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mulai terlihat setelah sebelumnya genangan hingga mendekati atap rumah. Jalan Pantura Timur Kudus-Demak masih tergenang banjir, Sabtu (10/2/2024). (FOTO: ANTARA/Ak
Sejumlah rumah di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mulai terlihat setelah sebelumnya genangan hingga mendekati atap rumah. Jalan Pantura Timur Kudus-Demak masih tergenang banjir, Sabtu (10/2/2024). (FOTO: ANTARA/Ak

TIMESINDONESIA, DEMAK – Bencana banjir yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mulai menunjukkan tanda-tanda surut, memberikan sedikit lega bagi warga setempat. Meskipun demikian, upaya pemulihan dan penanganan dampak masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, M Agus Nugroho Luhur P, menyatakan bahwa genangan banjir mulai menunjukkan penurunan, khususnya di beberapa wilayah, seperti Kecamatan Karanganyar. Meskipun demikian, genangan banjir di daerah lain seperti Wonoketingal masih meluas.

Dampak banjir yang cukup luas ini terjadi di 35 desa yang tersebar di tujuh kecamatan, termasuk Gajah, Dempet, Kebonagung, Karangawen, Wonosalam, Karangtengah, dan Karanganyar. Meskipun ada tanda-tanda penurunan, proses pemulihan masih berlangsung di tengah kekhawatiran akan adanya banjir susulan.

Salah satu warga Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Suwardi, mengungkapkan bahwa meskipun genangan banjir mulai surut, kondisi di dalam rumahnya masih mengkhawatirkan. Meskipun air telah turun, genangan di dalam rumahnya masih cukup tinggi, sehingga ia belum dapat kembali ke rumahnya.

"Sebelumnya genangan hingga plafon rumah, kini sudah turun hingga 1,5 meteran lebih," ujarnya, Sabtu (10/2/2024).

Sebelumnya, Suwardi telah melakukan upaya evakuasi terhadap barang-barang berharga seperti kulkas dan TV ke tempat yang lebih aman, yaitu tanggul sungai. Meskipun demikian, proses pemulihan akan memakan waktu dan memerlukan dukungan lebih lanjut dari pemerintah dan lembaga terkait.

Pihak BPBD Kabupaten Demak juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi banjir serta langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan. Langkah-langkah preventif juga ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi banjir susulan atau bencana alam lainnya yang mungkin terjadi.

Warga setempat juga diminta untuk tetap waspada dan siap menghadapi situasi darurat jika banjir kembali terjadi. Selain itu, koordinasi antarinstansi dan partisipasi masyarakat dalam proses penanganan dan pemulihan bencana terus ditingkatkan guna memastikan keberhasilan upaya pemulihan.

Meskipun proses pemulihan akan memerlukan waktu, diharapkan dengan upaya bersama dari semua pihak, kondisi di Kabupaten Demak akan segera pulih dan kembali normal. Pemerintah juga berkomitmen untuk memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan bagi warga yang terdampak bencana banjir.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES