Peristiwa Daerah

Jaga Kelestarian Lingkungan, Perhutani Banyuwangi Selatan Gelar Aksi Tanam Mangrove dan Bersih Pantai

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:07 | 28.21k
Administratur (ADM) Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo ditemani beberapa stekholder menanam bibit Mangrove. (FOTO: Anggara Cahya/TIMES Indonesia)
Administratur (ADM) Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo ditemani beberapa stekholder menanam bibit Mangrove. (FOTO: Anggara Cahya/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) sekaligus mewujudkan komitmen menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Perum Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan menggelar aksi menanam lebih dari 1000 plances Mangrove dan bersih-bersih di Pantai Parang Semar petak 26d RPH Purwosari BKPH Pedotan Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung pada, Sabtu (24/2/2024).

Di Kesempatan bakti sosial tersebut, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan tidak sendiri, pihaknya menggandeng stakeholder lain seperti PT Bumi Suksesindo, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Banyuwangi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Emvitrust Indonesia, Forkopimcam, Pengelola wisata pantai Parang Semar hingga ;ebih dari 250 siswa-siswi yang tergabung dalam Jebeng Thulik, Pramuka dan Pecinta alam agar turut ambil bagian.

Antusias-peserta.jpgAntusias peserta yang ikut dalam agenda bersih-bersih pantai Parang Parang Semar petak 26d RPH Purwosari BKPH Pedotan Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung pada, Sabtu (24/2/2024). (FOTO: Anggara Cahya/TIMES Indonesia)

Administratur (ADM) Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo mengatakan, pada momen HPSN ini, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan ingin menggugah kesadaran masyarakat dalam menyelesaikan problematika sampah sekaligus menghijaukan negeri dengan penanaman bibit pohon mangrove.

“Kami berharap dengan giat ini, problematika sampah yang melanda bisa terurai” ucap Wahyu sapaan dari Wahyu Dwi Hadmojo.

Selain menjaga kelestarian lingkungan dengan menanam dan bersih-bersih, Wahyu menambahkan, terpilihnya tempat wisata pantai Parang Semar sendiri juga merupakan bagian dari sebuah promosi sekaligus juga membantu memperelok wisata yang masih rintisan.

agenda-bersih-bersih.jpg

“Dengan begitu diharapkan dengan pantai yang sudah bersih, indah nan hijau tersebut nantinya bisa menarik banyak pengunjung untuk berwisata,” tandanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi (Kasi) Tata Kelola dan Usaha Kehutanan CDK Wilayah Banyuwangi Tri Suwarto menanggapi positif kegiatan penanaman dan bersih-bersih pantai. Dirinya berharap nantinya bukan hanya di wilayah pesisir, namun juga wilayah hulu sungai juga di bangkitkan kesadaranya supaya lebih bijak dalam membuang sampah karena bisa berdampak besar.

“Dan nanti kedepannya kami ingin kanan kiri sungai mulai dari hulu hingga hilir di muara bisa ditanami supaya indah dan mencegah banjir,” pungkasnya.

Apresiasi giat Perhutani KPH Banyuwangi Selatan tersebut juga disampaikan oleh DLH Banyuwangi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pengendalian Rudianto. Pasalnya jika permasalahan sampah ini tidak terselesaikan, bakal menimbulkan bahaya seperti pengikatan gas rumah kaca sehingga menjadikan problematika dalam perubahan iklim.

“Inilah yang perlu kita sadari, kenapa kegiatan ini penting dan sampah ini harus kita tangani,” tutur Rudianto.

“Dengan banyak yang terlibat dalam menangani permasalahan sampah, bumi ini akan semakin terjaga, dengan harapan bisa menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat tentang hidup berdamai dengan lingkungan,” ucap Kepala Divisi Edukasi Emvitrust Indonesia Hartono, saat menyampaikan tanggapannya selaku organisasi pegiat lingkungan di Banyuwangi. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES