Peristiwa Daerah

Dinilai Efektif, Pemkot Probolinggo Akan Pertahankan Warung TPID

Selasa, 30 April 2024 - 18:33 | 12.67k
Pj Wali Kota Probolinggo Nurkholis saat meninjau Warung TPID. (FOTO: Humas Pemkot Probolinggo for TIMES Indonesia).
Pj Wali Kota Probolinggo Nurkholis saat meninjau Warung TPID. (FOTO: Humas Pemkot Probolinggo for TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Warung Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Kota Probolinggo, Jawa Timur, akan tetap dipertahankan oleh Pemerintah Kota karena dinilai efektif dalam menekan inflasi. 

Warung yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Pasar Baru, bahkan menjadi objek survei Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menilai tingkat inflasi kota.

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUMP) Kota Probolinggo telah membuka warung TPID sejak sebulan lalu dan berencana untuk terus beroperasi.

Pihak DKUMP akan bekerja sama dengan petani untuk mendapatkan sembako dengan harga lebih murah agar dapat dijual dengan harga di bawah pasar.

Pj Wali Kota Probolinggo, Nurkholis, menekankan pentingnya ketersediaan sembako dengan harga yang terjangkau.

“DKUMP akan terus melakukan survei terkait harga dan ketersediaan sembako di warung TPID.

Kepala DKUMP, Fitriawati Jufri, menegaskan, pihaknya akan terus berusaha agar warung TPID tetap beroperasi dan berhasil dalam menekan inflasi.

"Selain itu, DKUMP akan bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian, dan Perikanan (DPKPPP) untuk mendapatkan sembako dengan harga murah yang diperoleh langsung dari petani, salahsatunya bawang merah," imbuh Fitri.

Sejak dibuka, antusiasme warga terhadap warung TPID cukup tinggi. Warung ini beroperasi dari Senin hingga Jumat dan dianggap efektif dalam menekan inflasi di kota.

"Warung TPID akan terus beroperasi. Selain menyediakan dan menstabilkan harga bahan pokok, juga dapat mengendalikan inflasi. Terlebih, juga menjadi objek survei BPS dalam menilai tingkat inflasi daerah," tandas Fitri.

Warung TPID menyediakan berbagai sembako dengan harga yang terjangkau, antara lain beras SPHD seharga Rp 53.000 per 5 kg, gula premium Rp 17.000 per kilogram, minyak goreng premium Rp 16.500 per kilogram, tomat Rp 20.000 per kilogram, dan bawang merah Rp 40.000 per kilogram. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES