Peristiwa Daerah

Ketua Dewan Pers: Profesi Pewarta Foto Masih Dibutuhkan

Senin, 06 Mei 2024 - 13:37 | 10.96k
Foto bersama penguji UKPFI Gino F Hadi dan Moch Subecho Nurcahyo bersama peserta usai pengumuman hasil UKPFI di Surabaya, Sabtu (4/5/2024). (FOTO. for TIMES Indonesia)
Foto bersama penguji UKPFI Gino F Hadi dan Moch Subecho Nurcahyo bersama peserta usai pengumuman hasil UKPFI di Surabaya, Sabtu (4/5/2024). (FOTO. for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – PFI sukses menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Pewarta Foto Indonesia (PFI) fasilitasi Dewan Pers di Hotel Oakwood, Surabaya, Jawa Timur pada 3-4 Mei 2024 yang diikuti oleh 12 peserta jenjang Muda.

12 pewarta foto tersebut dinyatakan kompeten oleh penguji yang terdiri dari Moch Subechi Nurcahyo, dan Gino F Hadi. Sebelum memulai uji kompetensi, seluruh peserta mendapatkan 
pembekalan materi mengenai Kode Etik Jurnalistik dalam Pra UKW oleh Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu pada Kamis 25 April 2024.

Para peserta Peserta berasal dari berbagai daerah diantaranya Surabaya, Malang, Madiun, dan Lamongan. Ke-12 peserta yang dinyatakan kompeten yakni: Hendra Permana (TIMESIndonesia.co.id), Alfian Rizal Andre Ciputra (Jawa Pos), Dwi Pradipta (Jawa Pos Radar Bojonegoro), Bowo Sucipto (Malang Posco Media), Prastyo Utomo (Detikjatim.com), Hayu Yudha Prabowo (Kliktimes.com), Kristiono (emosijiwaku.com), Muhammad Firman Unggul Prabowo (Malang Posco Media), Purwanto (Harian Surya), Rendra Bagus Rahardi (Jawa Pos Radar Madiun), Rizal Hanafi (LKBN Antara), dan Rahayu (Kompas.com).

“Buat teman-teman PFI yang sekarang ini, dilihat jumlah dari keanggotaan dari asosiasi PFI. Tadi disampaikan paing sedikit dengan yang lain itu harus menjadi semangat. Dengan jumlah yang sedikit itu profesi pewarta foto masih relatif dibutuhkan,” kata Ketua Dewan Pres Ninik Rahayu usai menutup UKW di Surabaya, Sabtu (4/5/2024) lalu.

UKW.jpg

Lebih lanjut, Ninik menambahkan, ke depan potret akan menjadi gaya pemberitaan yang sangat subtansial dan memiliki respon cukup tinggi dari publik.

“Dari sebuah foto bisa melahirkan banyak persepsi dan itu yang memberian ruang kepada masyarakat untuk mendialoqkan dari berita itu tanpa diberikan narasi apupun. Objek yang dipotret oleh kawan-kawan wartawan foto kritik sosial,” lanjut Ninik.

Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu menutup secara resmi Uji Kompetensi Wartawan di Surabaya. Ia menyampaikan terimakasih kepada para peserta yang memprioritaskan untuk mengikuti Uji Kompetensi selama dua hari.

Pewarta Foto Indonesia (PFI) Nasional mengucapkan terima kasih kepada Dewan Pers yang telah memberikan dukungan penuh, serta PFI Surabaya @pfisurabaya, para penguji, dan panitia yang sudah bekerja keras.

Selanjutnya Uji Kompetensi Pewarta Foto Indonesia (UKPFI) akan mengadakan Uji Kompetensi di kota Pekanbaru, dan Palu. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES