Peristiwa Daerah

Gandeng LPA Jatim, Perempuan Golkar Bersatu Terus Dampingi Penyintas Tragedi Kanjuruhan

Senin, 06 Mei 2024 - 22:40 | 9.84k
Anak-anak keluarga penyintas tragedi Kanjuruhan binaan Perempuan Golkar Bersatu dan LPA Jatim, diajak permainan saat acara pendampingan yang dikemas halal bihalal, Senin (6/5/2024). (Foto PGB for TIMES Indonesia)
Anak-anak keluarga penyintas tragedi Kanjuruhan binaan Perempuan Golkar Bersatu dan LPA Jatim, diajak permainan saat acara pendampingan yang dikemas halal bihalal, Senin (6/5/2024). (Foto PGB for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Perempuan Golkar Bersatu (PGB) kembali memberikan pendampingan bagi penyintas Tragedi Stadion Kanjuruhan, pada Senin (6/5/2024). 

Pendampingan yang dilakukan kali ini, bertempat di sebuah resto di Kota Malang, yang dikemas halal bihalal sekaligus mengajak dan mendampingi anak-anak penyintas Kanjuruhan beraktivitas dengan menyenangkan. 

Dalam pendampingan tersebut, PGB bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Jawa Timur. Dan, program pendampingan ini sudah berjalan di tahun kedua. 

Ketua LPA Jatim, Anwar Solihin mengungkapkan, konsistensi PGB memberikan pendampingan bagi penyintas tragedi Kanjuruhan kembali diwujudkan. Sedangkan program pendampingan oleh LPA Jatim, hanya berjalan selama satu tahun. 

Dia menyampaikan akan melakukan pendampingan terhadap keluarga, salah satu keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

"Pendampingan diberikan terutama terhadap anak-anak agar tidak terus terpuruk dalam kesedihan rasa kehilangan," terang Anwar. 

Lebih lanjut ia mengatakan, aktivitas pendampingan yang dilakukan beragam. Di antaranya, pemberian motivasi dan sekaligus mengadakan permainan untuk mereka. 

LPA-Jatim-2.jpg

Kendati bantuan pendampingan oleh LPA Jatim telah berakhir, kata Anwar, bantuan dana pengasuhan dan pendidikan tiap bulan masih akan berjalan sampai nanti genap selama tiga tahun. 

"Program pendampingan dan dana pendidikan ini telah dilakukan sejak pertama kali diresmikan langsung Ketua Umum IIPG, Yanti Arilangga, bersama PGB, pada 23 November 2022 lalu," terangnya. 

Sebelumnya, Ketum Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Yanti Airlangga mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian partai Golkar terhadap penyintas Tragedi Kanjuruhan.

"Kami berharap bantuan ini dapat membantu keluarga korban Kanjuruhan, terutama bagi yang masih mempunyai anak usia sekolah. Barangkali ada yang kepala keluarganya menjadi korban, program ini dapat membantu agar putra atau putrinya tidak sampai putus sekolah", jelasnya. 

Pendampingan pengasuhan yang berjalan setiap bulan selama satu tahun ini, merupakan program bantuan yang diberikan PGB dan Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG). Bantuan yang diberikan, berupa dana pengasuhan dan pendidikan sebesar Rp10 juta per anak. 

"Dana sebesar Rp10 juta ini ditransferkan langsung ke rekening masing-masing anak setiap bulan selama 3 tahun. Dan, program bantuan ini sudah berjalan di tahun kedua," demikian Yanti Airlangga. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES