Peristiwa Daerah

Semarak Hari Jadi Kabupaten Mojokerto Ke-731, Festival Budaya Pelajar 2024 Digelar

Selasa, 07 Mei 2024 - 22:37 | 16.92k
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati pada saat menghadiri Festival Budaya Pelajar 2024, Selasa (7/5/2024) (Dok. TIMES Indonesia)
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati pada saat menghadiri Festival Budaya Pelajar 2024, Selasa (7/5/2024) (Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MOJOKERTO – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-731 disemarakkan dengan Festival Budaya Pelajar 2024. Hal ini sebagai langkah menanamkan kebudayaan asli Kabupaten Mojokerto kepada generasi muda. Festival ini berlangsung di GOR Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto pada Selasa (7/5/2024). 

Acara ini diprakarsai oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto itu diikuti oleh perwakilan siswi dari 26 SMP dan MtsN se-kabupaten Mojokerto.

Festival Budaya Pelajar rutin diadakan oleh Pemkab Mojokerto kali ini mengusung Festival Tari Bedoyo Putri Mojosakti yang merupakan seni tari yang berasal dari Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, meminta kepada kepala sekolah tingkat SMP/MtsN yang hadir pada festival tersebut agar kedepannya Tari Bedoyo Putri Mojosakti ini bisa dijadikan ekstrakulikuler. Karena menurutnya masyarakat Kabupaten Mojokerto patut berbangga sebagai cucu dari leluhur kerajaan Majapahit.

"Saya minta kepada para kepala sekolah yang hadir disini agar nanti bisa diupayakan tari-tarian yang merupakan warisan leluhur kerajaan Majapahit ini bisa dibuatkan ekstrakulikulernya, agar anak-anak kita terbiasa dengan tarian ini, karena kita sebagai anak cucu dari Kerajaan Majapahit wajib berbangga diri dengan warisan leluhur kita," terangnya. 

Bupati Mojokerto juga meminta masyarakat kabupaten Mojokerto, khususnya generasi muda diharuskan mengetahui warisan kebudayaan yang telah diturunkan oleh kerajaan Majapahit, termasuk Tari Bedoyo Putri Mojosakti ini.

"Semua yang tinggal di Kabupaten Mojokerto harus tau tarian (Bedoyo Putri Mojosakti) yang merupakan bagian dari warisan Kerajaan Majapahit, supaya anak dan cucu kita nanti merasa bangga dengan warisan leluhur kita ini," ungkapnya.

Sebagai informasi, pada pagelaran 'Majafest' tahun 2023, Kabupaten Mojokerto berhasil memecahkan rekor MURI dengan kategori Penari Bedoyo Putri Mojosakti terbanyak dengan jumlah penari sebanyak 509 penari. Hal ini tentunya adalah sesuatu yang membanggakan bagi Kabupaten Mojokerto.

"Acara ini dibiayai sepenuhnya oleh APBD Kabupaten Mojokerto, yang mana memperebutkan enam kategori juara, untuk juara satu akan mendapatkan trofi dan uang pembinaan sebesar 4 juta rupiah, untuk juara dua akan mendapatkan trofi dan uang pembinaan 3,5 juta rupiah, dan juara ketiga akan mendapatkan trofi dan uang pembinaan sebesar 3 juta rupiah," jelas Kepala Disbudparpora Kabupaten Mojokerto, Norman Handito.

Sedangkan, untuk juara harapan satu pada festival tari ini akan mendapatkan hadiah berupa trofi dan uang pembinaan. 

“Uang pembinaan sebesar Rp1,5 juta juara harapan dua mendapatkan trofi dan uang pembinaan sebesar 1 juta rupiah dan yang terakhir untuk juara harapan tiga mendapatkan trofi dan uang pembinaan sebesar 500 ribu rupiah,” kata Norman. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES