Peristiwa Daerah

Jejak Inspiratif Muhammad Haerul Amri dalam Kenangan Gus Haris

Rabu, 08 Mei 2024 - 14:38 | 66.27k
Gus Haris. (Foto: Dok TIMES Indonesia)
Gus Haris. (Foto: Dok TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Muhammad Haerul Amri, anggota DPR RI yang meninggal dunia saat menjalankan tugas dinas luar (kunker) di Palembang, Sumatera Selatan pada Senin (6/5/2024), meninggalkan kesan mendalam sebagai sosok yang berdedikasi dan penuh inspirasi bagi banyak pihak.

Gus Haris, salah satu yang mengenalnya, menyatakan jika Muhammad Haerul Amri, atau yang akrab dipanggil Gus Aam, merupakan contoh nyata dari sosok santri yang sejati.

Kelebihan utamanya adalah kesederhanaan dalam berinteraksi, terutama dengan sesama.

"Adab dan akhlaknya dalam bergaul, terutama dengan yang lebih tua atau sesama santri, merupakan cerminan dari sosok sejati seorang santri," ujar Gus Haris, Rabu (8/4/2024).

Meskipun menjabat sebagai anggota DPR RI, Haerul Amri tetap rendah hati dan selalu bersedia berbaur dengan siapa saja, tanpa memandang status sosial atau usia.

"Loyalitas dan dedikasinya terhadap organisasi, seperti Ansor dan PMII, sudah tidak diragukan lagi. Dia juga selalu mendengar dan memberikan dukungan kepada adik-adiknya yang aktif di dalam organisasi tersebut," tambah Gus Haris.

Kepekaan Haerul Amri terhadap kebutuhan masyarakat tercermin dari kepeduliannya dalam memberikan beasiswa kepada yang kurang mampu.

"Saya sangat merasakan perjuangannya dalam menghadirkan beasiswa, terutama bagi mereka yang kurang mampu," ungkap Gus Haris.

Haerul Amri juga dikenal sebagai sosok yang selektif dalam memilih penerima beasiswa, selalu berusaha memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

"Obsesi Gus Aam ini, saat ngobrol dengan saya, ingin fokus memperjuangkan pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, jumlah masyarakat yang hanya lulusan SD lebih dari 50 persen," kenangnya.

Semangat dan dedikasi Haerul Amri diharapkan dapat menjadi inspirasi, terutama bagi generasi muda, untuk berdedikasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

"Semoga ke depan akan ada lebih banyak sosok seperti Gus Aam yang menjadi orang hebat dan memberikan manfaat bagi sekitarnya, terutama kalangan wong cilik," tambahnya.

Bagi Gus Haris, almarhum adalah seorang santri, gus, teman, sahabat, dan kawan diskusi yang baik. “Saya bersaksi dia orang baik, dan insya allah ahluljannah dan Husnul khatimah,” pungkas Gus Haris.

Pernyataan Gus Haris ini juga mencerminkan kehilangan yang dirasakan oleh banyak kalangan atas kepergian Muhammad Haerul Amri.

Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan menjadi inspirasi bagi kita semua. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES