Peristiwa Daerah

Bikin Ibu-ibu Girang, Harga Bumbu Dapur di Pasar Banyuwangi Kompak Turun

Sabtu, 11 Mei 2024 - 16:37 | 26.51k
Pembeli sedang membeli cabai di Pasar Banyuwangi. (Foto: Anggara Cahya/TIMES Indonesia).
Pembeli sedang membeli cabai di Pasar Banyuwangi. (Foto: Anggara Cahya/TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Kabar gembira untuk para ibu rumah tangga di Banyuwangi, Jawa Timur yang ingin membeli kebutuhan bahan masak di dapur. Pasalnya, harga beberapa komoditas bumbu dapur di pasar-pasar tradisional kompak mengalami penurunan harga.

Menilik dari data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga bumbu dapur seperti bawang, cabai, hingga tomat di Pasar Banyuwangi kompak turun harga.

Tercatat, untuk harga bawang merah pada Sabtu (11/5/2024) dibanderol harga Rp40.000  per kilogram. Harga bawang merah tersebut bertahan selama tiga hari yang pada 8 Mei dijual dengan harga Rp42.000 sampai Rp45.000 per kilogramnya.

Begitu juga bawang putih yang sekarang dijual dengan harga Rp37.000 per kilogram, turun dari harga yang sebelumnya yakni Rp38.000 per kilogram sejak tiga hari yang lalu.

Tidak seperti rasanya yang pedas, harga cabai malah turun drastis dan hampir menyentuh angka Rp10.000. Cabai merah besar yang sebelumnya dihargai sebesar Rp49.000 per kilogram, saat ini dibanderol dengan harga Rp40.000 per kilogram.

Sedangkan cabai rawit saat ini terpantau di harga Rp20.000 per kilogram, turun sejak 9 Mei dari harga sebelumnya yaitu Rp22.000 sampai Rp24.000 per kilogram.

Kemudian harga tomat tercatat hari ini juga mengalami penurunan sebesar Rp5.000. Dari harga sebelumnya yaitu Rp25.000 per kilogram, saat ini dibanderol harga Rp20.000 per kilogram.

“Beberapa pekan ini harga bumbu dapur mulai komoditas cabai, bawang, dan tomat turun semua,” kata staf petugas Pasar Banyuwangi Arista Lila Candra, Sabtu (11/5/2024).

Terjadinya penurunan harga bumbu dapur tersebut, lanjut Arista, biasanya terjadi karena memang stok komoditas bumbu dapur di pasar mencukupi, dan tingkat pembelian masyarakat Banyuwangi juga stabil.

“Naik itu jika hanya pada momen besar tertentu saja,” ucap Arista. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES