Peristiwa Daerah

Jelang Idul Adha, Ponorogo Siapkan Tukang Jagal Higienis dan Halal

Sabtu, 25 Mei 2024 - 09:15 | 13.52k
Bupati Sugiri Sancoko saat membuka sosialisasi juru sembelih halal atau Juleha. (Foto: Prokopim Ponorogo)
Bupati Sugiri Sancoko saat membuka sosialisasi juru sembelih halal atau Juleha. (Foto: Prokopim Ponorogo)

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Penyembelih hewan kurban diwajibkan memiliki sertifikat halal. Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 39 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal.

Setidaknya ada 200 orang tukang jagal di Ponorogo mengikuti pelatihan sertifikasi halal yang diadakan di Pendopo Kabupaten Ponorogo. Ratusan Juru Sembelih Halal (Juleha) ini disiapkan oleh Pemkab Ponorogo untuk membekali tata cara menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam yang higienis dan halal. 

Menurut Ketua DPW Juru Sembelih Halal (Juleha) Jawa Timur Imam Fauzi, “Merujuk hasil penelitian tshun 2019 lalu, setidaknya 80 persen proses penyembelihan hewan kurban dilakukan tidak halal di Jawa Timur. Misalnya tidak terpotong sempurna, hanya tergores hingga hanya terluka,” ucap Imam Fauzi.

Ia pun menegaskan halal bukan sekadar status, melainkan jadi salah satu syarat utama makanan layak dikonsumsi. “Adapun tata cara penyembelihan sesuai syariat terdiri dari tiga bagian, yakni terpotong pada tenggorokan, jalan pernafasan, serta dua jalur vena,” tegas Imam Fauzi.

Sementara Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko usai membuka sosialisasi juru sembelih halal mengungkapkan, selain memastikan seluruh jagal dapat menyembelih sesuai syariat, harapannya para Juleha nanti aktif saat Idul Adha.

“Karena mereka berperan penting dalam menyembelih kurban. Selain itu, menjadi juru sosialisasi pentingnya menyembih sesuai syariat,” kata Bupati Sugiri Sancoko. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES