Peristiwa Daerah

Jemaah Haji Indonesia SOC-43 Penuh Syukur Tiba di Makkah

Sabtu, 25 Mei 2024 - 18:41 | 19.87k
Jemaah Haji Indonesia tiba di BUIRA Jeddah. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
Jemaah Haji Indonesia tiba di BUIRA Jeddah. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)

TIMESINDONESIA, JAKARTAJemaah haji Indonesia dari Kloter SOC-43 Embarkasi Donohudan (Solo) akhirnya tiba di Makkah pada Sabtu dini hari, meskipun penerbangan mereka mengalami keterlambatan sekitar 15 jam. Menggunakan maskapai Garuda Indonesia, kloter ini menghadapi penundaan akibat kerusakan mesin pesawat. 

Setibanya di Makkah, para jemaah nampak gembira dan bersyukur telah sampai di Tanah Suci. Salah satu jemaah, Erny Ambarningrum, yang berangkat sendirian, terlihat sibuk mencari jaringan WiFi untuk memberi kabar kepada suaminya di rumah.

"Iya tadi terlambat. Tapi ya sudah, yang penting sampai. Ini saya cari jaringan WiFi hotel, password-nya apa mas," ujarnya singkat.

Meskipun sempat memprotes keterlambatan, para jemaah akhirnya menerima penjelasan dari Kementerian Agama pihak maskapai, dan memaafkan situasi tersebut.

"Mereka meminta maaf, saya memberi maaf. Haji itu harus ikhlas, alhamdulillah enggak ada masalah, enggak ada ngedumel," kata Shodiq Hamzah, Pembimbing Haji KBHU As Shodiqiyah Semarang.

Namun, Shodiq juga berharap Garuda Indonesia dapat memperbaiki pelayanannya untuk tahun-tahun mendatang agar insiden serupa tidak terulang.

"Pesannya jangan mengulang seperti ini lagi. Jangan sewa pesawat bobrok buat pelajaran tahun yang akan datang agar Garuda itu hati-hati. Carikan pesawat baru," tegasnya.

Kendati demikian, para jemaah masih menunggu kompensasi yang dijanjikan oleh Garuda Indonesia.

"Saya dengar direktur Garuda bilang akan ada kompensasi saat di Jeddah. Tapi saya belum tahu bentuknya apa dan sampai sekarang belum ada kompensasi," tambah Shodiq.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah, Khalilurrahman, mengatakan pihaknya akan memantau dan menagih janji kompensasi tersebut.

"Nanti kita akan tagih pada Garuda Indonesia," ujar Khalil saat menyambut kedatangan jemaah di Hotel Mahdalressala, kawasan Raudhah Kota Makkah. 

Khalil juga mengapresiasi sikap para jemaah Kloter SOC-43 yang mampu menerima dan memaafkan keterlambatan ini.

"Sikap yang mulia ini, mudah-mudahan jadi amaliah berlipat ganda, dibalas dengan kesehatan dan keselamatan serta haji yang mabrur," katanya.

Keterlambatan penerbangan jemaah haji ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah dari Embarkasi Makassar juga mengalami kerusakan mesin, menyebabkan sayap kanan pesawat mengeluarkan api saat lepas landas. Insiden ini menyebabkan penundaan keberangkatan jemaah hingga empat jam.

Khalil menegaskan pentingnya perbaikan untuk mencegah keterlambatan di masa depan.

"Ini mohon jadi pelajaran agar tidak terjadi lagi keterlambatan di kloter-kloter berikutnya dan tahun mendatang. Ini demi nama baik Garuda," katanya.

Dengan penuh syukur dan keikhlasan, para jemaah Kloter SOC-43 memulai perjalanan suci mereka di Makkah, berharap dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan memperoleh haji yang mabrur.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES