Peristiwa Daerah

PKL Semburat Saat Kedatangan Satpol PP, Alun-alun Merdeka Malang Langsung Bersih

Senin, 27 Mei 2024 - 16:22 | 14.85k
Penertiban PKL oleh Satpol PP di Alun-alun Merdeka Malang. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Penertiban PKL oleh Satpol PP di Alun-alun Merdeka Malang. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tengah berjualan di kawasan Alun-alun Merdeka Malang mendadak semburat. Mereka terlihat kalang kabut saat kedatangan personel Satpol PP Kota Malang yang tengah menggelar operasi penertiban, Senin (27/5/2024).

Terlihat para PKL, mulai yang berjualan es, bakso hingga cilok kebingungan saat didatangi personel Satpol PP Kota Malang.

Mereka yang tengah membereskan dagangan untuk segera kabur, kalah cepat dengan petugas Satpol PP yang langsung menangkap dan mengangkut dagangannya.

PKL-oleh-Satpol-PP-2.jpg

Alhasil, puluhan gerobak dagang pun diangkut oleh Satpol PP Kota Malang menggunakan truk yang sudah mereka persiapkan.

Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang, Mustaqim Jaya mengatakan, operasi ini sudah terjadwal.

Baru dilakukan saat ini, karena pada saat libur panjang kemarin para personel kewalahan menangani banyak titik operasi. "Sehingga siang ini kita lakukan penindakan, karena sudah sering kita imbau juga," ujar Mustaqim, Senin (27/5/2024).

PKL-oleh-Satpol-PP-3.jpg

Ia mengungkap, terkadang para pedagang dengan personel Satpol PP Kota Malang main kucing-kucingan. "Kadang ada petugas, para PKL gak masuk, tapi pas gak ada petugas semua masuk (PKL). Kita akan evaluasi lagi, mudah-mudahan tidak diulangi," ungkapnya.

Para pedagang yang kena angkut oleh Satpol PP Kota Malang bakal disanksi tipiring sesuai prosedur.

Dengan adanya kegiatan ini, Mustaqim berharap para PKL bisa menyadari bahwa pelaksanaan aturan sangat penting bagi masyarakat luas di Kota Malang.

"Pada prinsipnya, Satpol PP tidak melarang untuk berjualan. Tetapi, berjualan di tempat yang tidak dilarang. Karena disini (alun-alun) kawasan dilarang untuk PKL," tandasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES