Peristiwa Daerah

Pelebaran Jalan Arjosari-Purwantoro, Dinas PU Binamarga Jawa Timur Inginkan Aktivitas Tranportasi Lancar

Kamis, 30 Mei 2024 - 17:50 | 32.59k
Kondisi Pelebaran Jalan Arjosari-Purwantoro. (Foto: Rojihan/TIMES Indonesia)
Kondisi Pelebaran Jalan Arjosari-Purwantoro. (Foto: Rojihan/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PACITAN – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU Binamarga terus melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah perlebaran jalur Arjosari-Purwantoro menjadi 8 meter termasuk batas jalan.

Menurut Kepala UPT PJJ Pacitan, Dinas PU Binamarga Jatim, Ir.Budi Harisanto, ST, MT proyek perlebaran jalan yang berlokasi di Desa Temon ini merupakan bagian dari upaya pemprov untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat.

“Jalan yang sebelumnya berukuran 3,5 meter kini tengah dalam tahap pengerjaan menjadi 8 meter termasuk batas jalan,” ujar Budi.

Dengan perlebaran ini, diharapkan akan terjadi peningkatan signifikan dalam kelancaran arus lalu lintas serta meminimalisir kemacetan yang sering terjadi pada jalur-jalur tersebut.

“Kami berharap dengan jalur yang lebih luas, aktivitas masyarakat, terutama dalam hal transportasi barang dan jasa, akan menjadi lebih lancar dan efisien,” tambahnya.

Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi lokal. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan akan memudahkan distribusi barang dan memicu pertumbuhan ekonomi di sekitar jalur tersebut.

Pelebaran-Jalan-Arjosari-Purwantoro.jpgPekerja saat beraktivitas (Foto: Rojihan/TIMES Indonesia)

Namun, proyek perlebaran jalan ini masyarakat pun diminta agar sabar mengingat diberlakukannya buka tutup jalur untuk keperluan pengerjaan. Selama kurang lebih 1 bulan karena harus mengepras tebing yang cukup tinggi.

"Kami memberlakukan buka tutup jalur dan pengalihan jalur, agar semuanya bisa berjalan lancar. Untuk anggarannya tidak begitu besar karena menggunakan anggaran pemeliharaan rutin kurang lebih Rp500-Rp600 juta," terangnya.

Budi juga menjelaskan setelah selesai pengerjaaan jalan yang berliku dan longsor yang memakan bahu jalan akan semakin mudah dilalui dan kedepannya dia akan terus memerjuangkan bagaimana jalan provinsi yang berada di Pacitan secara bertahap dilakulan perbaikan termasuk pelebaran.

Proyek perlebaran jalan Arjosari-Purwantoro ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan. Dengan peningkatan kualitas infrastruktur, diharapkan dapat membuka peluang-peluang baru bagi pengembangan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Saat ini, proses perlebaran jalan masih terus berlangsung, dan diharapkan dapat segera terselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Pemprov Jawa Timur juga berharap dukungan penuh dari masyarakat agar proyek ini dapat berhasil dan memberikan manfaat yang maksimal bagi semua pihak yang melibatkan kususnya masyarakat Arjosari, Nawangan dan Bandar," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES