Peristiwa Daerah

Gunung Semeru Lumajang Erupsi Beberapa Kali, Kolom Abu Terpantau Hingga 900 Meter

Kamis, 27 Juni 2024 - 18:25 | 66.51k
Gunung Semeru erupsi dengan letusan setinggi 800 meter di atas puncak. (Foto: HO-PVMBG/TIMES Indonesia)
Gunung Semeru erupsi dengan letusan setinggi 800 meter di atas puncak. (Foto: HO-PVMBG/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, LUMAJANGGunung Semeru, yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Kamis pagi dengan beberapa kali erupsi yang menghasilkan kolom abu tinggi.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Ghufron Alwi, dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, erupsi pertama tercatat pada pukul 01.17 WIB, dengan kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak.

Tidak lama kemudian, erupsi kedua terjadi pada pukul 02.59 WIB dengan kolom abu mencapai 900 meter di atas puncak atau sekitar 4.576 meter di atas permukaan laut.

"Erupsi kedua menunjukkan kolom letusan setinggi 900 meter di atas puncak," ungkap Ghufron Alwi.

Aktivitas vulkanik berlanjut pada pukul 06.44 WIB, saat Gunung Semeru kembali meletus dengan kolom abu setinggi 600 meter yang berwarna putih hingga kelabu, bergerak ke arah tenggara. 

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21 mm dan durasi 102 detik.

"Pada pukul 07.39 WIB kembali erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak," tuturnya.

Erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 103 detik.

Gunung Semeru saat ini masih berstatus Siaga atau Level III. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar masyarakat tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.

Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru untuk menghindari bahaya lontaran batu pijar.

PVMBG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Warga juga perlu waspada terhadap potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Dengan aktivitas vulkanik yang masih tinggi, masyarakat di sekitar Gunung Semeru diingatkan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES